Kota, NU Online Sumenep
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) satuan pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Sumenep tahun ajaran 2026/2027 tidak hanya diisi dengan pengenalan lingkungan dan tata tertib sekolah.
Pada hari keempat, kegiatan MPLS difokuskan untuk memperkenalkan organisasi pelajar NU, yaitu IPNU dan IPPNU, serta menanamkan materi Ke-NU-an kepada peserta didik baru.
Kegiatan yang berlangsung di Aula PCNU Sumenep tersebut menghadirkan pemateri dari Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Sumenep. Para peserta didik baru diajak mengenal sejarah lahirnya IPNU-IPPNU, peran organisasi sebagai wadah kaderisasi pelajar NU, serta empat pilar utama organisasi, yakni Aswaja An-Nahdliyah, Kebangsaan, Keilmuan, dan Kemandirian.
Wakil Kepala Kurikulum, Khalishaturrusyda, mengatakan bahwa pengenalan IPNU-IPPNU sejak awal masa sekolah merupakan bagian dari upaya membangun karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Menurutnya, selain membentuk kecerdasan akademik, sekolah juga memiliki tanggung jawab menanamkan kecintaan terhadap tanah air, semangat berorganisasi, serta ketahanan ideologi agar peserta didik tidak mudah terpengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Nahdlatul Ulama.
”Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kokoh dalam ideologi Aswaja. Melalui IPNU-IPPNU, para pelajar belajar berkhidmah, berorganisasi, serta membiasakan akhlakul karimah,” tegasnya.
Dalam penyampaian materi, pemateri menegaskan bahwa IPNU-IPPNU merupakan rumah besar bagi pelajar Nahdlatul Ulama untuk belajar berorganisasi sekaligus menguatkan karakter keislaman dan kebangsaan.
”IPNU-IPPNU adalah rumah bagi pelajar NU. Di sinilah para pelajar belajar berorganisasi, membangun akhlak mulia, serta mengamalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah seorang pengurus PC IPNU Sumenep.
Tidak hanya menerima materi, para murid baru juga diajak mengenal lebih dekat identitas organisasi melalui praktik yel-yel, menyanyikan mars IPNU-IPPNU, serta pengenalan atribut pelajar NU. Suasana berlangsung semarak dan penuh antusias. Sejumlah peserta bahkan menyatakan kesiapannya untuk bergabung dengan IPNU-IPPNU di sekolah masing-masing.
Kegiatan bertema “Mengenal Lebih Dekat IPNU-IPPNU dan Ke-NUan: Siap Gabung, Siap Berkhidmah” tersebut ditutup dengan deklarasi bersama seluruh peserta didik baru yang menyatakan kesiapan menjadi Pelajar NU sekaligus bergabung dalam IPNU-IPPNU.
Melalui kegiatan ini, LP Ma’arif PCNU Sumenep berharap seluruh satuan pendidikan segera membentuk kepengurusan Komisariat IPNU-IPPNU sebagai wadah kaderisasi, pembinaan kepemimpinan, serta penguatan karakter pelajar Nahdlatul Ulama.

