Kota, NU Online Sumenep
Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Sumenep masa khidmat 2026-2028 resmi dilantik. Resepsi pelantikan berlangsung di Aula Pesantren Lt 3 Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Ahad (2/8/2026).
Ketua PC IPNU Sumenep, Moh Ainul Yakin mengungkapkan antusiasme pelajar NU pada pelantikan kali ini jauh melebihi ekspektasi panitia. Dari sekitar 700 kursi yang disiapkan, peserta yang memadati lokasi kegiatan diperkirakan mencapai ribuan orang. Menurutnya, semangat tersebut menjadi bekal penting bagi IPNU-IPPNU Sumenep dimasa mendatang.
“Semangat ini menjadi bekal untuk perjalanan IPNU-IPPNU Sumenep ke depan. Tinggal bagaimana nanti PCNU Sumenep dan pemerintah daerah mengakomodasi kader ini,” ujarnya.
Yayak, sapaan akrabnya, mengatakan kepengurusan baru tidak sekadar melanjutkan estafet organisasi, tetapi membawa arah baru melalui grand design IPNU Sumenep High Level dan IPPNU Empowering Era. Konsep tersebut disiapkan sebagai pijakan untuk memperkuat kualitas kader sekaligus memperluas peran organisasi di tengah pelajar.
“Kami hadir tidak hanya meneruskan kepemimpinan dan mengisi kekosongan jabatan. Kami hadir membawa gagasan, membawa visi besar, dan membawa masa depan IPNU-IPPNU Sumenep,” katanya.
Ia berharap, IPNU dan IPPNU mampu tampil sebagai organisasi yang memberi kontribusi nyata bagi pembangunan karakter dan kapasitas pelajar di Kabupaten Sumenep.
Sementara itu, Ketua PC IPPNU Sumenep, Putri Ramadani menegaskan bahwa Empowering Era bukan sekadar slogan kepengurusan. Menurutnya, tema tersebut menjadi komitmen organisasi untuk menghadirkan ruang tumbuh bagi setiap pelajar putri agar dapat berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
“Empowering Era tidak hanya menjadi tagline semata, namun menjadi keyakinan bahwa setiap rekanita memiliki potensi untuk tumbuh, berkarya, serta memiliki kesempatan yang sama untuk berdaya dan menjadi perempuan hebat di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Ia menambahkan, IPPNU memiliki tanggung jawab mendampingi proses pengembangan pelajar putri sekaligus memastikan tidak ada potensi yang terhambat hanya karena minimnya kesempatan.
Ketua PW IPNU Jawa Timur, M Rafli Rifki Reza memberikan apresiasi atas perkembangan kaderisasi IPNU-IPPNU Sumenep. Menurutnya, membludaknya jumlah peserta menjadi bukti bahwa proses regenerasi organisasi berjalan dengan baik dari periode ke periode.
“Tidak ada kata lain, kami bangga kepada IPNU dan IPPNU Sumenep beserta seluruh kadernya. Hadirnya rekan dan rekanita dalam jumlah yang luar biasa menunjukkan tongkat estafet kepemimpinan telah berjalan secara maksimal,” tuturnya.
Rafli juga menyampaikan penghargaan kepada para senior yang selama ini menjaga kesinambungan organisasi hingga mampu melahirkan generasi penerus yang tetap berkomitmen pada nilai-nilai pengabdian. Ia menilai pilihan kader muda untuk tetap berkhidmat di tengah derasnya arus perkembangan zaman merupakan sikap pemuda kesatria.
“Ketika banyak anak muda disilaukan gemerlapnya dunia, rekan dan rekanita justru memilih jalan mengabdikan diri kepada umat. Semoga khidmat yang dimulai hari ini menghasilkan dampak yang luar biasa,” katanya.
Perlu diketahui, Pelantikan tersebut turut dihadiri Dr KH Muhammad Salahuddin A Warits sebagai keynote speaker, Bupati Sumenep, Ketua PCNU Sumenep KH Md Widadi Rahim, jajaran badan otonom dan lembaga NU, unsur Forkopimda, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Sumenep Rusli, BNNK, perwakilan Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Sumenep, Ketua Majelis Alumni IPNU Sumenep, serta jajaran PW IPNU-IPPNU Jawa Timur.
Dalam kesempatan itu, PC IPNU-IPPNU Sumenep juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan empat perguruan tinggi di Kabupaten Sumenep, yakni UNIBA Madura, STAIM, INKADHA, dan Universitas Annuqayah. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat pengembangan kader dan peningkatan akses pendidikan bagi pelajar NU di Kabupaten Sumenep.

