Batuan, NU Online Sumenep
Panitia Hari Santri 2026 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar pembekalan bagi 10 finalis Lomba Stand Up Comedy Santri. Acara tersebut dipusatkan di Kantor PCNU Sumenep, Senin (20/10/2026),
Kiko Anwar, Mentor Finalis Stand Up Comedy Santri, menjelaskan pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman peserta tentang dasar-dasar komedi tunggal, mulai dari alasan ilmiah seseorang tertawa, kiat menggali materi, teknik penyampaian (delivery).
“Hingga persiapan teknis dan nonteknis sebelum tampil di panggung” jelasnya.
Ia mengajak, seluruh finalis untuk menikmati proses dan momen penampilan pada 23 Oktober 2026 mendatang. Ia mengingatkan agar peserta tetap percaya diri tanpa terbebani oleh ekspektasi berlebihan.
“Silakan berekspektasi, tetapi jangan sampai terbebani. Karena sejatinya, stand up comedy adalah seni menertawakan diri, dunia, dan seluruh jalan takdir-Nya,” ujar komika yang juga pengurus Lesbumi PCNU Sumenep tersebut.
Sementara itu, salah satu finalis, Abdul Jalil, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pembekalan itu memberikan sejumlah pengetahuan penting yang dapat menjadi bekal untuk menghadapi babak final.
“Saya senang karena dalam waktu singkat bisa menyerap banyak informasi berharga, khususnya tentang sejarah, rukun komika, prinsip stand with believe, penguasaan panggung, serta beberapa masukan saat menampilkan materi tadi,” ungkapnya.
Jalil berharap, berbagai materi yang diperoleh dapat diterapkan saat tampil di babak final. Ia bertekad memberikan penampilan terbaik dalam kompetisi tersebut.
“Semoga dapat mengaktualisasikannya. Insyaallah di final akan menampilkan performa terbaik,” tegasnya.

