Nonggunong, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nonggunong, Sumenep, menggelar aksi bersih-bersih masjid. Hal ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri 2026 sekaligus wujud kepedulian kader Ansor dan Banser terhadap kebersihan rumah ibadah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Aminul Anwar, Jumat (15/10/2026).
Ketua Panitia Bersih Masjid, Moh Misnawi, menjelaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan, khususnya rumah ibadah, merupakan tanggung jawab bersama, termasuk kader Ansor dan Banser.
“Jumat ini, sahabat-sahabat Ansor mulai membersihkan masjid yang tersebar di delapan kelurahan se-Kecamatan Nonggunong,” terangnya.
Menurut Misnawi, kegiatan bersih-bersih masjid perlu dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah. Melalui kegiatan tersebut, Ansor juga ingin menunjukkan komitmennya untuk selalu hadir dan membersamai masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan.
“Ansor ingin mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan rumah ibadah di lingkungan masing-masing. Masjid yang bersih tentu dapat memberikan kenyamanan dan mendukung kekhusyukan jamaah dalam melaksanakan ibadah,” tambahnya.
Sementara, Ketua PAC GP Ansor Nonggunong, Imam Sibawi mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Cabang (Rakorcab) PC GP Ansor Sumenep dalam rangka menyambut Hari Santri 2026. Menurutnya, Aksi bersih-bersih masjid ini juga menjadi bagian dari gerakan serupa yang dilaksanakan jajaran Ansor dan Banser di Kabupaten Sumenep.
“Kegiatan bersih-bersih masjid ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut Hari Santri 2026 di Kecamatan Nonggunong. Insyaallah, kegiatan ini akan kami lanjutkan ke sejumlah masjid dan mushala di wilayah Nonggunong,” ungkapnya.
Sekedar informasi, Selain aksi bersih-bersih masjid, PAC GP Ansor Nonggunong telah melaksanakan penyaluran bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan di Kecamatan Nonggunong.
Selain itu, rangkaian kegiatan menyambut Hari Santri 2026 itu juga akan diisi dengan sosialisasi antinarkoba berbasis pondok pesantren.
Editor: Moh Khoirus Shadiqin

