Image Slider

Rumah untuk Ibu Suniyah, Wujud Kemanusiaan ala LAZISNU Guluk-Guluk

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

NU-Care Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (LAZISNU) Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Guluk-Guluk mendatangi rumah Ibu Suniyah, Lengkong, Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, pada Kamis, (21/1/2021).

Kunjungan tersebut dalam rangka merembukkan kembali hasil kesepakatan sebelumnya untuk membangun rumah seorang ibu berusia 45 tahun itu. Selain itu, untuk memastikan material bangunan sebagian telah diangkut ke lokasi pembangunan.

Zahrotun Ni’am, Ketua LAZISNU Kecamatan Guluk-Guluk menuturkan bahwa bedah rumah Ibu Suniyah ini merupakan tahapan kedua setelah sebelumnya pada tahun 2020 lalu membedah rumah salah seorang warga di Desa Brakas Kecamatan Guluk.

“Bedah rumah ini sudah kedua kalinya kita lakukan, dan semoga saja bisa bermanfaat untuk semua pihak,” ujar Alumni Institut Ilmu Kesilaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk Sumenep itu.

Selain itu, pihaknya juga bersyukur karena dalam hal ini dapat bekerjasama dengan Ranting GP Ansor Desa Bragung dan bahkan dukungan juga datang dari Kiai Widadi Rohim selaku Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-Guluk.

Semua pihak terutama dari PAC GP Ansor Guluk-Guluk dan PR GP Ansor Bragung terlihat kompak memindahkan material bangunan yang akan dipersiapkan untuk bedah rumah Ibu Suniyah. Keterlibatan masyarakat setempat menjadi pemicu semangat untuk terus menyelesaikan tahap demi tahap pembangunan itu, hingga nanti bisa layak dihuni.

Rumah untuk Ibu Suniyah, demikian istilah yang digunakan oleh NU-Care LAZISNU Guluk-Guluk, merupakan satu di antara rumah warga yang dalam persiapannya tampak kekompakan masyarakat untuk bergotong-royong. Jarak tempuh dari jalan raya menuju Ibu Suniyah itu kurang lebih 70 meter, sehingga material bangunan harus dipindahkan dengan alat angkut seadanya untum mempermudah penyelesaian tahapan pembangunan tersebut.

Bedah rumah yang diinisiasi itu, menurut Zaza, sapaan akrabnya, merupakan representasi dari kemanusiaan. Antusiasme masyarakat untuk membantu mulai dari perancangan, persediaan dan pembangunannya hingga nanti di tahap akhir sangat tinggi.

“Semoga dari awal hingga akhir, pembangunan Rumah untuk Ibu Suniyah ini bisa berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan apapun,” pungkasnya.

Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (BASNAZ) memberikan stimulus sebesar Rp. 15.000.000,- kepada pihak LAZISNU agar dikelola secara sungguh-sungguh untuk pembangunan bedah rumah Ibu Suniyah itu.

Editor : Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga