Image Slider

Ketua PCNU Sumenep Beri Semangat Kru dan Kontributor NU Online Sumenep

Kota, NU Online Sumenep

Dalam gelar istighasah bersama Kontributor dan Crew NU Online Sumenep Ahad (31/01/2021) di kantor PCNU Sumenep, Ketua PCNU Sumenep KH. A. Panji Taufieq memompa semangat Kru dan Kontributor yang hadir untuk bergerak demi menggapai barokah.

“Kemerdekaan yang kita capai ini sebab bergerak, bukan dengan menopang dagu dan berpangku tangan,” ucapnya.

Ia juga mengutip dawuh Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asyari, bahwa ‘Jangan minta kemerdekaan kepada penjajah asing, tapi mari kita songsong sendiri kemerdekaan itu dengan deru tangan dan kaki kita’. Dan meskipun dengan ribuan nyawa melayang, akhirnya kemerdekaan itu kita capai.

Karena bergerak, kata beliau, LTN NU akhirnya memiliki sumberdaya manusia yang luar biasa, mulai dari jajaran redaksi, Tim IT dan cyber multi media yang lambat laun terlihat makin menggetarkan.

“Tim iT dan Cyber, termasuk Gus Hersi putera seorang tokoh besar K. Syujak Hasyim. Ini anak baru yang hampir hilang itu kembali lagi dan memancarkan mutiaranya yang berkilau. Ayah beliau adalah santri pilihan KHR. As’ad Syamsul Arifin,” pujinya pada salah satu tim IT dan Cyber yang meliput acara secara streaming.

Bergerak itu sudah susah, bergerak bersama makin susah, tambahnya. Lebih susah lagi di lingkungan NU dan komunitas santri yang terkadang masih terlilit sekat-sekat integrasi. Kebersamaan dalam tataran sektarian mungkin sudah kita lakukan, katanya, tapi membangun kebersamaan dalam harmoni integratif memerlukan strategi dan waktu yang panjang serta kadang melelahkan. Disitulah jalan terjal LTN diuji terus agar mencapai puncak kesuksesan sesungguhnya.

Begitupun juga dalam konteks kebangsaan, Indonesia tanpa NU, katanya tak akan tegak. “Kehadiran NU sejatinya adalah kehadiran negeri ini. Indonesia tak dapat dipisahkan dari NU, NU hancur, lebur juga Indonesia,”, katanya.

Dapat dibilang, NU itu salah satu komisarisnya NKRI, NU bagian penting pemilik sah negeri ini, disamping tentu saja juga ormas yang lain. Maka, mari bergerak. Bukan hanya bergerak tapi bergerak bersama dalam harmoni dan dinamika untuk menenun nilai-nilai ke-Islaman dan ke-Indonesia dalam perahu NKRI,” paparnya lagi memompa semangat Kru NU Online Sumenep yang masih muda-muda.

Beliau juga menghimbau dalam membangun LTN NU agar ingat dawuhnya KHR. As’ad Syamsul Arifin. Bahwa ‘NU jangan dijadikan suami, tapi jadikan ia istri’.

“Artinya, biayai sendiri kegiatannya, seperti kita membiayai istri kita. Hidupi NU, jangan mencari hidup di NU,” tutur beliau membangun kesadaran kemandirian LTN.

Ketua PCNU Sumenep tiga periode ini juga mengingatkan agar tidak menjadikan NU sebagai batun loncatan mendapatkan kedudukan sosial di masyarakat dan pemerintahan. Di PCNU, katanya, terbiasa membiayai sendiri kegiatan apapun, baik di kepengurusan harian, dan tentu saja termasuk di lembaga dan badan otonomnya.

Pada kesempatan itu pula pria asal Guluk-Guluk tersebut menginginkan agar orientasi penguatan ranting, yang ditandai akan hadirnya NU di kampung-kampung terdalam nantinya dijadikan perspektif semua pemberitaan.

“Tolong kegiatan NU disudut-sudut dusun, mushalla, masjid dan ranting jangan sampai luput dari dari pemberitaan NU Online Sumenep,” sambungnya lagi.

Beliau menyarankan agar NU Online Sumenep jangan terbawa arus ekstrimitas media lain, yang kadang lahir atas pesanan. Tetap istiqamah di tengah, tetap tegak lurus, tetap maju ke depan, meski jalannya harus zig-zag.

“Dengan tetap menjaga gaya tulisan wasathiyah tersebut, saya yakin seyakin- yakinnya NU Online kita ini akan menjadi media terdepan yang membanggakan di kemudian hari,” tuturnya optimis.

Ia pun memuji LTNNU telah dengan cepat mampu menorehkan sejarah baru dalam pemberitaan dan membangun budaya literasi di lingkungan NU Sumenep.

“Sejak saya menjabat sebagai Ketua NU Sumenep, kali ini LTN berdiri dan bahkan berlari kencang, menorehkan sejarah baru dalam pemberitaan dan literasi,” pungkasnya.

 

Editor : A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga