Bluto, NU Online Sumenep
Di momentum Resepsi Harlah NU ke-98 dan Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep Masa Khidmat 2020-2025, pada Senin kemarin (1/3/2021), NU Online Sumenep sebagai platform atau media sosial yang bergerak di bidang informasi telah resmi diluncurkan.
Untuk memperelok prosesi peluncuran, redaksi sebelumnya telah menyiapkan video profil yang berisi tentang sejarah, visi dan misi NU Online Sumenep sebagai media informasi milik PCNU Sumenep. Guna memberitahukan kepada segenap elemen yang hadir di momentum pelantikan itu tentang media yang dikelola. Hal ini ditegaskan oleh Ibnu Abbas Pimpinan Redaksi NU Online Sumenep.
“Video profil dokumenter kami buat untuk menyampaikan kepada khalayak bahwa media ini bukan media abal-abal yang tiba-tiba muncul. Akan tetapi ini justru menjadi bagian dari ikhtiyar kita menjawab tantangan era distrupsi yang kian pesat dan sulit dibendung,” tegas alumni Pondok Pessntren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep itu.
Video profil yang berdurasi dua menit itu diharapkan mampu mengenalkan keberadaan NU Online Sumenep sebagai media informasi yang tetap berpijak kepada nilai-nilai yang diperjuangkan oleh Nahdlatul Ulama. Di dalamnya berisi cuplikan sambutan KH. A. Pandji Taufiq, Ketua PCNU Sumenep, dan Firdausi, Direktur NU Online Sumenep.
“Di NU itu seperti apa yang disampaikan oleh KH. Wahid Hasyim, Al-Harakah Barakah. Kalau bergerak pasti ada barakah,” ungkap Kiai Pandji di awal video dokumenter itu.
Ketua PCNU Sumenep tiga periode itu juga menegaskan dengan penuh semangat dan harapan yang besar kepada NU Online Sumenep agar ke depannya menjadi media informasi ke-NU-an yang menginspirasi dan mengedukasi.
“Saya yakin, LTN NU Sumenep ini, khususnya NU Online Sumenep bisa menjadi media terbaik di bumi Nusantara ini. Saya yakin, yakin se yakin-yakinnya,” sergahnya.
Lebih jauh, Direktur NU Online Sumenep, Firdausi, yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU) PCNU Sumenep menegaskan bahwa harusnya para awal media NU harus mampu mencontoh para muassis NU yang telah melahirnya banyak karya-karya kitab monumental, baik di bidang akhlaq, tashawwuf, fiqh dan aqidah.
“Kita semestinya belajar kepada Hadratussyeikh KH. Hasyim Asy’ari. Dimana beliau telah banyak melahirkan beragam-ragam karya yang bisa bermanfaat kepada umat,” ungkapnya di awal video dokumenter itu.
Peluncuran yang ditandai dengan penyerahan replika ID-Card secara simbolik dari Direktur NU Online Sumenep kepada Ketua PCNU Sumenep adalah satu pertanda telah dimulai tugas dan tanggungjawab kepada segenap awak media NU untuk mengakomodir segala dinamika ke-NU-an yang berada di setiap elemen struktural maupun kultural NU di tengah-tengah masyarakat.
“Tetap semangat dan semoga istiqamah” demikian pesan singkat Kiai Pandji, sapaan akrab beliau, kepada kru NU Online Sumenep usai penyerahan simbolik replika ID-Card.
Pewarta : Shofi
Editor : A. Kholilurrahman

