Bluto, NU Online Sumenep
Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan dan sosial kemasyarakatan terus berupaya untuk menebar manfaat untuk semua kalangan, utamanya kepada warga NU yang layak untuk mendapatkan perhatian penuh, utamanya dalam pemberdayaan ekonominya.
Hal ini dibuktikan oleh NU Care – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep yang pada momentum Resepsi Hari Lahir (Harlah) NU ke-98 dan Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Senin kemarin (1/3/2021) dilakukan Launching 1.000 BeaSantri.
BeaSantri dengan kuota seribu orang ini ditujukan kepada pada yatim dan dhuafa untuk meringankan biaya pendidikannya di pesantren. Setiap bulannya akan mendapatkan subsidi biaya sebesar Rp. 150.000 dari NU Care – LAZISNU Sumenep.
Saat proses launching, NUCare – LAZISNU Sumenep menyerahkan BeaSantri itu kepada perwakilan dari 14 Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Sumeneo yang hadir. Hal ini ditegaskan oleh Yussalam Muhammad, Ketua NU Care – LAZISNU Sumenep saat dimintai keterangan oleh NU Online Sumenep.
“Ya, saat launching kemarin kami menyerahkan BeaSantri itu kepada 14 MWCNU yang hadir. Ke depan BeaSantri ini akan kami peruntukkan kepada semua pihak yang membutuhkan,” ungkapnya.
Dalam rangka menyukseskan program 1.000 BeaSantri ini, pihaknya berharap agar ke depan terjalin dengan kuat sinergi antara NU Care – LAZISNU di tingkat PCNU dengan MWCNU dan bahkan dengan Ranting.
“1.000 BeaSantri ini diharapkan menjadi gerakan bersama LAZISNU di PCNU, MWCNU maupun Ranting,” imbuhnya.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep itu menambahkan bahwa pelaksanaan program 1.000 BeaSantri ini harus ditopang oleh semua pihak. Agar semua warga NU bisa mengenyam pendidikan di pondok pesantren dengan baik sehingga memiliki pemahaman keagamaan yang benar. Terpenting juga menjadi pribadi yang unggul guna meningkatkan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) NU yang baik pula.
“Kami berharap, kepada semua pihak yang mampu, untuk menyalurkan berinfaq melalui NU Care – LAZISNU di semua tingkatan agar generasi bangsa, khususnya kader-kader NU bisa mengeyam pendidikan di pesantren dengan baik dan benar,” pungkasnya.
Editor: A. Warits Rovi

