Gapura, NU Online Sumenep.
Persatuan Santri Gapura (PASRA) mengadakan kegiatan Pekan Ramadlan bertempat di masjid Baitut Taqwa, Dusun Pangabasen, Desa Gapura Timur pada hari Ahad (25/04/2021). Salah satu oraganisasi santri PP. Annuqayah tersebut mengawali kegiatan itu dengan khatmil Qur’an dimulai sejak pagi hingga sore. Kemudian dilanjutkan dengan baksos, bagi-bagi takjil, santunan, dan penutupan yang dilaksanakan pada malam hari setelah shalat tarawih bersama warga sekitar masjid dengan mendatangkan seorang muballigh untuk menyampaikan tausiyah.
Kegiatan di masjid Baitut Taqwa ini sudah giliran yang kedua di Ramadlan ini setelah sebelumnya dilaksanakan di masjid An-Nas Desa Karangbudi.
Moh.Rafly Nor Syekhan selaku ketua panitia mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini sebagai media aplikasi dari ilmu-ilmu yang diperoleh santri selama di pesantren sekaligus untuk menambah nilai positif di bulan Ramadlan.
“Tujuan dari kegiatan kami di Gapura ini sebagai sebuah bentuk aplikasi pembelajaran ilmu yang selama ini kami kenyam di pondok. Dan juga bertujuan menambah nilai positif di bulan Ramadlan,” jelasnya.
Sementara itu, Alfan Ansori, salah seorang pengurus takmir masjid Baitut Taqwa sekaligus ketua PR GP Ansor Gapura Timur menyambut baik sekaligus dirinya mengapresiasi kegiatan itu karena dinilai mampu menghidupkan masjid dengan kegiatan-kegiatan yang memberi peluang kepada jemaah untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, terutama di bulan suci ini.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan santri ini karena bisa menghidupkan masjid dengan kegiatan beragam yang intinya untuk lebih taqarrub kepada Allah,” ucapnya.
Adapun K. Mursyidul Uman yang bertindak sebagai pentausiyah di malam penutupan itu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selain merupakan syiar Islam, sekaligus upaya santri menata hubungan dengan masyarakat, sehingga santri tahu lebih dalam lagi perihal kehidupan yang ada di masyarakat.
“Kegiatan ini selain syiar Islam, sekaligus cara santri menata hubungan dengan masyarakat sehingga mereka lebih tahu tentang kehidupan di masyarakat,” ungkapnya.
Wakil Rais MWCNU Gapura itu juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan cara positif santri dalam mengisi hari liburan sehingga waktu yang kosong tidak digunakan untuk sekadar bermalas-malasan, nongkrong di pinggir jalan, atau sekadar main HP. Dalam kesempatan itu, pengasuh pondok pesantren Nurul Jalil Gapura Timur itu juga mengajak hadirin untuk memondokkan putra-putrinya agar mendapat barokah dari para ulama.
“Ibadah kita yang cuma seperti ini adanya tidak bisa diandalkan kecuali bila mendapat bonus berupa barokah dari para ulama. Oleh sebab itu, marilah putra-putri kita mondokkan agar mendapat barokah dari para ulama,” pungkasnya.
Acara tersebut kemudian ditutup dengan pembacaan doa dan pemberian cenderamata dari ketua panitia, Moh.Rafly Nor Syekhan kepada K. Mursyidul Umam.
Pewarta: A. Warits Rovi
Editor: Ibnu Abbas

