Batuan, NU Online Sumenep
Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar sosialisasi tentang empat pilar tentang berbangsa dan bernegara bersama Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Sumenep, pada Rabu (28/4/2021).
Kegiatan ini bertempat di Aula Lantai 2 Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep Jalan Trunojoyo Nomor 295 Desa Gedungan Kecamatan Batuan Sumenep.
Menurut H. Acmad Nawardi, DPD RI, sosialisasi empat pilar tersebut sangat penting dilakukan mengingat tantangan perkembangan zaman dengan menjadikan teknologi informasi sebagai arus utama dinamika kehidupan sosial menjadi penyebab hilangnya ideologi kebangsaan di setiap generasi muda jika tidak disikapi dengan baik dan bijak.
Di antara empat pilar berbangsa dan bernegara itu adalah pertama Pancasila sebagai ideologi berbangsa dan bernegara, kedua Bhinneka Tunggal Ika sebagaj landasan bersikap dan prilaku, ketiga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang merupakan kedaulatan negara, dan keempat Undang-undang Dasar 1945, sebagai pijakan hukum berneragara.
“Seiring perkembangan zaman yang begitu pesat, maka sangat penting empat pilar berbangsa dan bernegara ini terus ditanamkan di setiap hati para generasi bangsa. Termasuk para Pelajar NU ini. Sehingga nantinya betul-betul bisa menerapkan dengan empat pilar tersebut dalam kehidupan ini,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua PCNU Sumenep, Kiai Abd. Wasid, bahwa empat pilar berbangsa dan bernegara itu selaras dengan perjuangan NU. Dari penamaannya saja PBNU, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.
“Pancasila merupakan dasar hidup kita berbangsa di negara Indonesia, dan sama sekali tidak bertentangan dengan agama Islam dan agama lainnya. Sehingga kemudian tidak ada ruang kebenaran ketika ada beberapa kelompok yang menganggap syirik dan bertentangan dengan agama,” ujar Kiai Wasid, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Zaynollah, Ketua PC IPNU Sumenep berharap agar kader IPNU-IPPNU di Sumenep mampu menjadi duta patriot yang menjiwai nilai-nilai nasionalisme sejak dalam pikiran hingga menjadi pijakan dalam gerakan.
“Dengan begitu kita bisa menekan paham ekatrimis maupun gerakan sparatis yang mengancam kedaulatan,” tandansya.
Acara sosialisasi empat pilar tersebut diakhiri dengan buka bersama.
Pewarta: Syauqi Ramdhani
Editor: Ibnu Abbas

