Batang-Batang, NU Online Sumenep
Forum Mahasiswa Desa Indonesia (FMDI) merupakan organisasi yang menghimpun mahasiswa desa di daerah Dapil V meliputi Batang-Batang, Gapura, Dungkek, dan Batuputih.
Beberapa elemen pemerintahan dan organisasi hadir pada kesempatan ini di antaranya Wakil Bupati Sumenep, aparatur kecamatan, kepala desa, serta organisasi se-Timur Daya.
Hari ini, Selasa (01/06/2021), Forum Mahasiswa Desa Indonesia (FMDI) pertama kali menggelar deklarasi di Pendopo Kecamatan Batang Batang Sumenep. Deklarasi ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua FMDI, Nur Mahmudi kepada Wakil Bupati Sumenep, Nyai Hj. Dewi Khalifah.
Nur Mahmudi selaku Ketua Forum Mahasiswa Desa Indonesia (FMDI) mengharapkan dengan adanya forum ini seluruh potensi desa bisa diwadahi dengan maksimal, termasuk dalam bidang ekonomi dan pendidikan.
“Diharapkan para pemuda bisa melahirkan ekonomi yang berkembang dan menjadi aset desa, serta beragam potensi lainnya,” ujarnya.
Dalam bidang pendidikan ia bersama dengan teman temannya siap akan mendampingi pemuda desa yang ingin melanjutkan kuliahnya keluar kota. Karena, menurutnya, mahasiswa harus menjadi contoh yang baik untuk mengawal para remaja desa.
Tidak hanya itu, Alumni PP. Annuqayah Lubangsa tersebut juga berharap agar dengan adanya organisasi ini bisa menanggulangi bahaya narkotika di kalangan pemuda. Ia merasa sangat prihatin dengan kondisi ini karena narkotika akan merusak masa depan remaja.
Ia berharap kepada seluruh pihak yang hadir untuk memberikan dukungan dalam mengawal dan menjalankan kegiatan kegiatan yang akan dijalankan oleh FMDI selanjutnya.
Berikut Teks Deklarasi Forum Mahasiswa Desa Indonesia (FMDI)
Dengan Rahmat Tuhan yang Maha Esa
Kami Forum Mahasiswa Desa Indonesia menyatakan :
1. Akan meningkatkan Kesadaran masyarakat dan generasi muda desa akan pentingnya pendidikan
2. Merawat keutuhan bangsa dengan menjaga Pancasila dan Perdamaian
3. Dapat melaksanakan tranformasi keilmuan dan meningkatkan Kompetensi Mahasiswa dengan mengabdikan diri ke masyarakat
4. Mengkaji dan menoreksi setiap Kebijakan aparatur pemerintah desa agar bisa sesuai dengan kebutuhan desa dan masyarakat.
5. Mengembangkan dan mengelola potensi desa untuk dijadikan aset desa demi mensejahterakan masyarakat.
6. Menumbuhkan kesadaran masyarakat dan pemuda desa untuk memperhatikan masa depan generasi mudanya dengan menjauhi narkotika.
7. Melestarikan budaya gotong royong masyarakat desa.
Pada hari ini Kami Forum Mahasiswa Desa bertekad menjadi sebuah wadah gerakan moral, sosial, pendidikan dan ekonomi untuk menyelamatkan desa dan generasi mudanya di Indonesia dari himpitan arus globalisasi.
Sumenep, 01 Juni 2021

