Image Slider

Apel HSN 2022, Santri Putri Annuqayah Diajak Takzim pada Guru

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Kiai Ahmad Majdi Tsabit menceritakan, seorang santri berjalan sekian meter ke kediaman gurunya. Santri tersebut melepas sandal saat hendak memasuki kediaman gurunya, dengan alasan takut kurang sopan.

Kisah perjalanan Syaikhona Muhammad Kholil Bangkalan saat hendak sowan ke kediaman gurunya, diceritakan saat menjadi inspektur upacara Hari Santri Nasional (HSN) di halaman Sekolah Menengah Atas (SMA) 3 Annuqayah, Sabtu (22/10/2022).

Suatu ketika Syaikhona menunggangi kuda, lanjutnya, namun ketika bertanya kepada delman. Ternyata kuda tersebut berasal dari Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mendengar pernyataan kusir, Syakhona Kholil meminta pada kusir untuk menghentikan laju delman. Ia turun dari delman dengan alasan takut kurang sopan.

“Beliau turun dari delman karena salah satu gurunya berasal dari Bima. Guru tersebut pernah mendidik Syaikhona saat menuntut ilmu di Makkah,” terangnya.

Selain itu, Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Sumenep itu juga menceritakan kisah Abdullah bin Abbas atau sepupu Nabi Muhammad Saw yang tertidur di depan rumah gurunya.

“Beliau tertidur lantaran menunggu gurunya. Sedangkan beliau tidak berani mengetuk pintu,” ungkapnya.

Dalam rangka HSN, sambungnya, ia mengajak pada santriwati untuk meneladani para pendahulu yang selalu mengedepankan akhlak saat bersama dengan guru dan sejenisnya.

“Kisah waliyullah yang masyhur ini wajib dijadikan contoh oleh santri Putri. Sekelas beliau masih takzim pada gurunya,” tandasnya.

Disebutkan oleh Ny Mus’idah Amin, pada tanggal 29-30 Oktober 2022, santri akan mengikuti Seminar Hari Pangan dan pameran pangan lokal yang menjadi bagian dari rentetan peringatan HSN.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga