Bluto, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Badan Ansor Anti Narkoba (Baanar) Kecamatan Bluto menyusun sejumlah strategi ampuh dalam mencegah peredaran narkoba di Kabupaten Sumenep. Rancangan strategi tersebut disusun saat rapat internal yang dipusatkan di Café Mandepah, Jalan Asta Tinggi, Kebunagung, Kabupaten Sumenep, Senin (21/03/2022).
Kepala Baanar Bluto, Syarifan Nahdli menyampaikan, bahwa narkoba merupakan silent killer atau pembunuh terselubung bagi unsur masyarakat. Menurutnya, peredaran narkoba yang semakin menggurita perlu dilakukan pencegahan oleh semua pihak, termasuk Baanar Bluto.
“Kami sebagai elemen pemuda di bawah naungan PAC GP Ansor Bluto merasa punya tanggung jawab moral untuk melakukan pencegahan atas peredaran narkoba yang semakin marak. Untuk itu, kami kemudian menyusun sejumlah strategi pencegahan,” ujar Ifan, sapaan akrabnya.
Ifan menyebutkan, di antara program yang akan dicanangkan ialah melakukan pemetaan terhadap zona-zona yang banyak terjadi peredaran narkoba. Hal ini perlu dilakukan guna mengetahui arah sasaran dalam melakukan pencegahan.
“Untuk hal ini kami akan bersinergi dengan pihak terkait, baik dari unsur kepolisian atau pun BNN, guna diperoleh data terkait,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya mengaku akan menggencarkan sosialisasi bahaya narkoba kepada sejumlah unsur masyarakat. Meliputi, unsur pemuda sebagai objek rentan peredaran narkoba dan pemangku kebijakan di lembaga sekolah dan pesantren.
“Sosialisasi juga akan menyasar ibu-ibu di sejumlah komunitas. Mengingat, ibu-ibu merupakan unsur terdekat sebagai pihak keluarga bagi pihak-pihak yang terjangkit barang haram tersebut,” imbuhnya.
Dalam hal penguatan internal, dirinya mengaku akan melakukan diskusi rutin dengan bersama kader Baanar di setiap Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor se-Kecamatan Bluto. Hal tersebut guna menambah pengetahuan serta sebagai bekal dalam melakukan pencegahan narkoba di daerah masing-masing.
“Ini dilakukan agar mereka juga cakap dalam memberikan edukasi di lingkungan masing-masing terkait bahaya narkoba,” ungkapnya.
Menurutnya, pencegahan narkoba yang menjadi salah satu program pokok Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep hendaknya terus didukung. Karena narkoba merupakan penyakit masyarakat yang harus dibasmi hingga akar-akarnya.
“Dukungan terhadap program Pemkab Sumenep ini sebagai bukti bahwa GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan NU juga turut berperan dalam upaya pembangunan Sumenep menuju ke arah yang lebih baik,” tandasnya.
Editor: Ibnu Abbas

