Nonggunong, NU Online Sumenep
Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdhatul Ulama (NU) Nonggunong melaksanakan Lokakarya Perencanaan program pada tanggal 18 September 2021 hingga 19 September 2021. Kegiatan ini dipusatkan di dua tempat yaitu di PP Zainurridla Nonggunong Sumenep dan Kantor MWC NU Nonggunong Sumenep. Didampingi langsung oleh Sekretaris PCNU Sumenep, Zainul Hasan, kegiatan ini diikuti oleh Peserta Pengurus MWC NU, Ranting NU, Lembaga, Badan Otonom dan warga NU setempat.
KH Sihabuddin, Ketua MWC NU Nonggunong mengatakan bahwa Lokakarya ini merupakan rangkaian kegiatan Pra Konferensi. Pasca kegiatan ini diharapkan lahir rumusan draf program kerja yang nanti akan dibawa ke arena Konferensi MWC NU Nonggunong pada tanggal 22 September 2021 untuk dibahas dan diputuskan.
“Di MWC NU Nonggunong memang sudah mentradisi sejak dulu, dalam penyusunan program kerja selalu dilokakaryakan terlebih dahulu dengan melibatkan para pemangku kepentingan. Sehingga apa yang kita programkan itu benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga NU di Kecamatan Nonggunong,” katanya kepada NU Online.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan keseriusan MWC NU Nonggunong dalam menyusun program kerja karena pihaknya mewajibkan kepada para peserta selama dua hari penuh berada di forum tersebut.
Zainul Hasan, Sekretaris PCNU Sumenep yang bertindak sebagai fasilitator mengatakan bahwa perencanaan merupakan fungsi manajemen yang pertama dan terpenting dalam sebuah organisasi. Karena segala ide atau konsep untuk mencapai tujuan sebuah organisasi tertuang dalam perencanaan. Melalui perencanaan, segala hal yang akan dilakukan bisa diukur dan diprediksi secara baik dan akurat.
“Perencanaan program yang kita lakukan ini bertujuan untuk membantu pencapaian Visi dan Misi NU, menjawab kebutuhan MWC NU dan membantu MWC NU bekerja lebih sistematis, terstruktur dan terukur. Saya berharap apa yang dilakukan oleh MWC NU Nonggunong ini bisa dicontoh oleh MWC NU yang lain. Ini tradisi yang sangat baik untuk kemajuan jam’iyah. Mari kita menghargai proses dari pada hasil,” kata Alumni PP. Annuqayah ini.
Dalam kegiatan yang dilangsungkan selama dua hari ini, ada lima isu strategis MWC NU Nonggunong untuk 5 tahun ke depan, meliputi. Pertama, Penguatan Kelembagaan. Kedua, pengembangan pendidikan, dakwah dan pengkaderan. Ketiga, pengembangan ekonomi dan kemandirian. Keempat, pelayanan kesehatan dan pelestarian lingkungan hidup. Kelima, pengembangan seni dan budaya. Kelima, isu strategis ini telah diturunkan menjadi beberapa program dan kegiatan.
“Jangan asal copy paste ketika buat sebuah perencanaan. Sesuaikan program itu dengan kebutuhan basis, bukan dengan keinginan satu atau orang yang merasa sok tahu kebutuhan basis. Libatkan para pemangku kepentingan,” tambahnya.
editor : Abdul Warits

