Lenteng, NU Online Sumenep
Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Kiai Abdul Wasid memberikan taushiyah pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Pelantikan Pengurus Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Cangkreng, Lenteng pada Sabtu (08/10/2022) di lapangan desa setempat.
Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan ciri-ciri seseorang yang senang kepada Nabi Muhammad SAW. Pertama, orang itu harus memperbanyak membaca shalawat pada Nabi SAW.
“Dalam suatu keterangan dijelaskan bahwa siapa yang mampu bershalawat 1000 kali setiap hari pada nabi, Insyaallah orang itu tidak akan mati sebelum ia melihat pahala surga baginya,” jelasnya.
Kedua, mengikuti hal-hal yang diajarkan oleh Nabi SAW. Salah satu hal yang diajarkan oleh nabi yaitu senang kepada orang-orang fakir dan miskin.
“Cara agar senang kepada orang fakir dan miskin yaitu dengan selalu berkumpul bersama mereka,” terang Kiai Wasid.
Ketiga, suka menjenguk orang sakit karena Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan untuk menjenguk orang fakir dan miskin yang sakit. “Menjenguk orang yang sakit merupakan bagian dari sunah Nabi SAW, mohon jangan dijadikan tengka dan kita harus ikhlas,” harapnya.
Menurutnya, menjenguk orang yang sakit memiliki banyak manfaat yaitu bisa membahagiakan, mendoakan, dan meringankan beban orang yang sakit serta orang yang menjenguk itu didoakan oleh para malaikat.
Hadir dalam kesempatan itu, Kiai Qumri Rahman selaku Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep, Mohammad Shaleh selaku Ketua Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Sumenep, Kiai Dumairi Khatib selaku Wakil Rais Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Lenteng, Kiai Moh Shaleh Hasan selaku Ketua MWCNU Lenteng, serta seluruh Badan Otonom (Banom) Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Cangkreng, Lenteng.
Editor : Ach. Khalilurrahman

