Gapura, NU Online Sumenep
Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Genpita Desa Grujugan Gapura Sumenep melaksanakan Khotmil Qur’an sambil sahur bersama di Balai Desa setempat pada Senin (18/04/2022) malam.
Kepala Desa Grujugan, Didik Susanto, mengaku bangga dengan para pemuda yang berkegiatan positif di desanya selama bulan Ramadhan tahun ini.
“Silahkan berkegiatan selama positif. Pemerintah desa siap mendukung gagasan gagasan pemuda desa,” katanya.
Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tersebut gerak pemuda di desa Grujugan merupakan satu langkah dalam menciptakan regenerasi pemimpin yang akan merajut perubahan di tengah masyarakat.
Syamsul Arifin, Ketua Karang Taruna
Genpita mengatakan kegiatan ini menjadi kegiatan rutinan yang dilaksanakan setiap tahun. Pria asal Dusun Tolasan tersebut menambahkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan semalam suntuk ini merupakan salah satu program kerja di seksi bidang kerohanian.
“Alhamdulillah. Kegiatan ini istiqamah dilaksanakan setiap satu tahun sekali setiap bulan Ramadhan. Kegiatan sudah dua kali berjalan sejak dimulai pada Ramadhan kemarin,” katanya.
Saat ditanya lebih lanjut, Sudar, sapaan akrabnya, kegiatan ini dimulai sejak selesai shalat tarawih hingga sahur bersama ditempat. Menu yang disajikan dimasak bersama untuk menciptakan kebersamaan sesama anggota.
“Menunya sederhana cukup dengan bakar bakar ikan, lauk pauk, bersama seluruh pengurus dan anggota,” katanya
Asrawi, Kordinator Seksi Kerohanian Karang Taruna Genpita Desa Grujugan mengaku kegiatan ini sangat mendapatkan respon positif dari pemerintah desa. Bahkan, beberapa aparat desa juga berkontribusi pada kegiatan yang dilaksanakan selama semalam penuh ini.
“Aparat desa dan ada sebagian masyarakat sekitar juga ikut serta menjadi bagian dari peserta khatmil Qur’an yang diinisiasi oleh pemuda karang taruna ini,” kata Alumni Pascasarjana Instika itu.
Ketua Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Grujugan ini mengatakan selain dalam rangka menajamkan rohani para pemuda juga menjadi pemersatu seluruh pemuda yang ada di desa Grujugan. Karena menurutnya, pemuda yang diorganisir akan menciptakan gerakan gerakan yang luar biasa bagi masyarakat, bangsa dan negara.
“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi pemuda di lingkungan desa,” pungkasnya.
Editor : A. Khalilurrahman

