Image Slider

Disambut Bupati, Santri Salafiyah Syafi’iyah Sukerejo Tiba di Sumenep

Kota, NU Online Sumenep

Menghadapi liburan Ramadhan, menjadi hal yang lumrah di pondok pesantren memulangkan santrinya untuk liburan dan melaksanakan ibadah puasa di rumah bersama keluarga.

Hari ini, Ahad (4/03/21) sebanyak 107 orang santri putra Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukerejo asal Sumenep tiba di Sumenep. Mereka diangkut dua bus yang telah dipersiapkan oleh panitia Pulang Berjamaah (Puja) Ikatan Keluarga Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah (IKSASS) Sumenep dan disambut secara seremonial di Gedung Olahraga (GOR) A. Yani Panglegur Sumenep.

Tujuan santri pulang berjamaah ini untuk memudahkan santri pulang ke kampung halaman dan terjamin keamanan serta ketertibannya di jalan. Di masa pandemi Covid 19, proses Pulang Berjamaah ini dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan agar santri steril sesuai prosedur yang diterapkan oleh pesantren. Sebelum kemudian diserahkan pada walinya masing-masing.

Acara penyambutan dan penyerahan santri tersebut dihadiri oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi, ketua Majelis Syuri IKSASS Kiai Sudiarso, ketua Tanfidziyah IKSASS Sumenep Bapak Mawardi, dan Wali santri.

“Ada 107 santri putra, yang 4 orang diantaranya berasal dari Masalembu dan kapal yang dari sana masih setengah bulan, mereka datang ke saya, Bagaimana ini? Ya sudah nanti saya koordinasikan dengan Bapak Bupati apakah mereka akan ditempatkan di hotel, atau di mana terserah pak Bupati nanti,” ungkap Bapak Mawardi dalam sambutannya diikuti tawa hadirin.

Dirinya juga menambahkan bahwa untuk tahap kedua nantinya khusus santri putri, yang akan langsung dihadiri oleh Ibu Bupati, Nia Kurnia Fauzi. 

“Besok akan ada 150 santri putri yang juga akan dipulangkan secara berjamaah. Dan Alhamdulillah di Sumenep ini lengkap. Bupatinya laki-laki dan Wakilnya perempuan. Yang hari ini karena dijemput oleh wali laki-laki jadi tidak elok rasanya kalau yang menyambut Ibu wakil Bupati. Makanya yang menyambut Bapak Bupati, untuk yang menyambut besok karena santri putri adalah Ibu wakil Bupati,” tambahnya.

Selain itu beliau juga menyampaikan pesan Hadratussyeikh Raden Azaim Ibrohimi kepada santri selama berada di rumah.

“Tetaplah belajar di rumah, kemudian bantu orang tua, silahkan ikuti kegiatan-kegiatan keagamaan, kemudian isilah masjid, musholla, kegiatan-kegiatan sosial dan semacamnya. Satu yang dipesankan beliau adalah jagalah marwah Pondok Pesantren dan Almamater kita Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Situbondo,” tuturnya.

Sementara itu, para santri merasa senang karena bisa pulang dan bertemu kembali dengan keluarga. Tetapi selama di rumah ada beberapa hal yang memang ditekankan oleh pondok pesantren untuk dilakukan para santri tersebut, di antaranya salat Subuh berjama’ah dan bisa mengajak teman untuk melakukan kebaikan.

“Banyak sekali pesan Kiai pada kami dalam liburan Ramadhan kali ini, dan pesan yang paling beliau tekankan santri harus salat jamaah subuh dan mampu mengajak satu orang teman melakukan kebaikan,” ungkap Moh. Rifki Wahyudi Santri asal Talango.

Selain itu, selama bulan Ramadhan sebagian santri juga mengaku siap untuk mengamalkan ilmu yang sudah didapatkan di pesantren seperti membantu masyarakat dan hal lain yang bermanfaat.

“Saya merasa senang bisa pulang ke rumah, tentunya kewajiban sebagai santri adalah mengamalkan apa yang sudah kami peroleh di pondok, seperti membantu masyarakat dan sebagainya,” ujar Nor Faizin santri asal Desa Andulang Kecamatan Gapura saat kami wawancarai.

Dalam penyambutan dan penyerahan santri ada sesi pemberian cenderamata dari Ikatan Santri Alumni Salafiyah Syafi’iyah Sukerejo Rayon Sumenep kepada Bupati Sumenep yang diberikan langsung oleh ketua Tanfidziyah. Acara tersebut dipungkas dengan pembacaan doa oleh Ketua Majelis Syuri.

Editor: A. Warits Rovi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

RUMAH TAK BERPINTU

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga