Image Slider

Gusdurian Peduli Sumenep Terima Bantuan Alkes dari RMI PBNU untuk Misi Kemanusiaan

Kota, NU Online Sumenep

Pemuda yang tergabung dalam komunitas GUSDURian Peduli menerima bantuan alat kesehatan (alkes) dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kamis, (8/7/2021), di sekretariat setempat, jalan Dr. Cipto, Kolor Sumenep.

Alat kesehatan yang berupa Hand Sanitizer sebanyak 60 karton dan masker sebanyak 7 karton atau 20 ribu pcs itu diserahkan langsung oleh Gus Ulun Nuha, selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 RMI PBNU.

Oleh GUSDURian Peduli, melalui gerakan Compok Sehat; Sehat e Compok, bantuan tersebut akan disalurkan ke berbagai fasilitas kesehatan (faskes). Baik di daratan maupun di kepulauan. Kepada sejumlah orang yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Juga kepada para relawan dan tenaga kesehatan yang berada di garda terdepan berjuang menghadapi pandemi.

Bantuan kemanusiaan itu merupakan gerakan bersama yang di dalamnya melibatkan GUSDURian Peduli, RMI-PBNU, Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU), Compok Sehat, Sembatan Jogja (Sonjo) dan Komunitas Sataretanan Longtolongan Sumenep.

Gus Ulun Nuha, Ketua Satgas Covid-19 RMI PBNU berharap agar bantuan tersebut dapat meringankan beban yang diemban oleh tenaga kesehatan di Sumenep yang saat ini kekurangan alat pendukung medis. Sehingga masyarakat dapat tertolong.

“Saya berharap semoga bantuan ini dapat meringankan beban tenaga kesehatan di Sumenep yang sangat membutuhkan peralatan yang memadai,” ungkap beliau usai menyerahkan bantuan alkes.

Sebelumnya, Sales Director PT. Tupperware Indonesia itu juga menyebutkan bahwa RMI PBNU pernah menyalurkan bantuan kepada Gusdurian Peduli Sumenep berupa Oxymeter, Tensi Meter, Thermogun dan Alat Pelindung Diri (APD) beberapa waktu yang lalu.

Kiai Faiqul Khair Al-Kudus Koordinator GUSDURian Peduli Sumenep, yang menerima langsung bantuan alkes tersebut menuturkan, bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan tersebut guna meringankan beban para tenaga kesehatan dan beberapa orang yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

“Sejak kemarin kita juga menyalurkan bantuan yang sama, khususnya di kepulauan yang penanganannya cukup serius,” terang beliau kepada NU Online Sumenep, Kamis (8/7/2021).

Dirinya juga meminta kepada masyarakat untuk saling jaga. Sebab, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan pemerintah, sejatinya merupakan momentum untuk meluangkan banyak waktu bersama keluarga di rumah. Selain itu juga tentu untuk melindungi diri dan membantu menekan angka penyebaran Covid-19.

“Mari kita saling jaga, jangan egois untuk memaksa keluar jika tidak mendesak. Kalaupun terpaksa ya pakai masker. Covid tidak membunuh langsung memang, tapi ketika sudah kehilangan akses ke rumah sakit karena penuhnya faskes ya sama aja dengan mati secara perlahan,” pinta beliau.

Sementara itu, Habibul Muhtar, Koordinator Logistik Compok Sehat GUSDURian Peduli Sumenep bertekad untuk menyalurkan bantuan tersebut kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Sehingga bisa dipergunakan sebaik mungkin untuk bersama-sama melawan virus yang berbahaya itu.

Pria yang saat ini tengah menjabat sebagai Sekretaris Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dasuk juga meminta hal yang sama. Yakni mengimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dan peka dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebab selain untuk melindungi diri, juga untuk melindungi orang lain agar tidak terjangkit.

“Tentu saya berharap semoga bantuan ini bisa tepat sasaran nantinya kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Sehingga bisa berguna. Karena itu, kami juga mohon kerjasama dari masyarakat untuk benar-benar serius menghadapi pandemi ini. Agar kehidupan segera kembali normal seperti sedia kala,” pungkasnya.

Editor: A. Warits Rovi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga