Batang-Batang, NU Online Sumenep
Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri Nasional (HSN) digelar dengan meriah oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Banuaju Timur, Batang-Batang, Sumenep. Pada Jum’at (15/10/2021).
Mars Subbanul Wathon yang dibawakan Gema Drumband Yastafi dan Shalawat an-Nahdliyah oleh Lesbumi NU Batang-Batang, menjadi salam pembuka acara yang dipusatkan di kantor NU ranting setempat. Tidak hanya itu, lagu mars Hari Santri oleh IPNU Batang-Batang menggelora ditengah-tengah ratusan Nahdliyin yang hadir.
Acara yang kurang lebih menelan biaya puluhan juta rupiah itu, dihadiri oleh KH. A. Pandji Taufik, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Wakil Rais PCNU Sumenep, Kiai Munif Zubairi, Pengurus (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) MWCNU Batang-Batang, lembaga dan badan otonom (Banom) serta warga setempat.
Ketua PCNU Sumenep, KH A Pandji Taufik mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya, pelaksanaan Maulid dan HSN 2021 di ranting NU Banuaju Timur merupakan bentuk kebangkitan NU. Kiai Pandji berharap 1800 warga Desa Banuaju Timur semua menjadi Kader NU yang aktif.
“Kalau peringatan Maulid Nabi dan HSN di tingkat Cabang sudah biasa. Tapi kalau di tingkat ranting seperti ini, baru luar biasa,” ungkap beliau saat memberikan sambutan.
Sementara itu, Ketua PRNU Banuaju Timur, Ustadz Masdur menyebutkan bahwa kemeriahan acara tersebut tidak lain karena berkat kekompakan masyarakat. Mulai dari keacaraan, perlengkapan, konsumsi dan lainnya adalah hasil dari sumbangan.
“Acara ini murni hasil sumbangan dari pengurus dan masyarakat, baik perlengkapan maupun konsumsi. Alhamdulillah berjalan lancar,” ungkapnya kepada NU Online Sumenep.
Lebih jauh, Ahmad Zaini, Ketua Panitia Pelaksana Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri 2021 itu mengatakan bahwa sebelumnya tidak menyangka acara bisa berjalan dengan meriah. Mengingat persiapan yang dilakukan menurutnya sangat singkat.
“Di tengah persiapan yang singkat, tidak menyangka acaranya semeriah ini,” pungkasnya.
KH. Imam Hasyim, Mustasyar PCNU Sumenep turut hadir sebagai penceramah.
Pewarta: M. Shafwan Yusqi
Editor: Ibnu Abbas

