Image Slider

Kiai Safrawi Ingatkan Dampak Baca Al-Qur’an dengan Cepat

Lenteng, NU Online Sumenep

Membaca Al-Qur’an secara lambat sebetulnya bukan suatu yang wajib. Cara ini juga tidak berarti lebih baik dibanding yang lain.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kiai Safrawi dalam kompolan rutin mingguan, Tadarus Al-Qur’an Mushalla Al-Muttaqin Lembung Barat, Lenteng pada Jum’at (07/01/2022) malam. Pada kesempatan itu, kompolan diletakkan di rumah saudara Hepni, Dusun Daja Songai.

“Namun, juga tidak terlalu cepat dipertimbangkan sebagai etika dalam membaca Al-Qur’an. Metode yang terbaik adalah membaca sambil mendalami makna tiap ayat, sehingga paham terhadap maksud dari firman Allah SWT,” lanjut Pengasuh Mushalla Al-Muttaqin itu.

Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Yaqin itu juga menjelaskan resiko yang akan didapat ketika membaca Al-Qur’an terlalu cepat.

“Membaca terlalu cepat dikhawatirkan menurunkan ketelitian, hingga ada huruf yang terlewat. Kurang huruf berisiko mengubah kata dan makna dalam ayat Al-Qur’an. Akibatnya pesan dalam ayat tidak tersampaikan dengan baik,” terangnya.

Menurut alumni Institut Agama Islam (IAI) Al-Khairat Pamekasan ini juga menjelaskan, membaca dan memahami isi Al-Qur’an yang kemudian dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari adalah bentuk keimanan.

“Membaca Al-Qur’an cepat dan lambat memiliki pendukung masing-masing. Keduanya tidak salah dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk keimanan kita,” jelasnya.

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa ini juga merumpamakan membaca Al-Qur’an cepat atau pelan yang memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

“Mereka yang membaca perlahan seperti menyumbang satu permata bermutu baik, atau membebaskan satu budak yang jelas kualitasnya. Sedangkan yang membaca cepat seperti menyumbang banyak dirham, atau membebaskan beberapa budak yang belum diketahui kualitasnya,” paparnya.

Di akhir penyampaian, beliau berharap agar membaca Al-Qur’an cepat atau lambat yang dipilih, jangan sampai mengganggu pemahaman terhafap firman Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemahaman yang baik memudahkan penerapan ayat Al-Qur’an tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Editor: Firdausi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga