Gapura, NU Online Sumenep
Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) merupakan pendidikan kader tertinggi dan penyamaan visi-misi tentang Islam ala thariqati Ahlu Sunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
Setelah mengikuti pendidikan tersebut selama tiga hari, setiap kader mendapatkan ijazah sebagai bukti bahwa mereka dinyatakan lulus oleh instruktur wilayah. Kali ini KPNU Kecamatan Gapura mendapatkan ijazah tersebut dari Koordinator Bidang Pengkaderan (Korbid) PKPNU Sumenep sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, (7/11/2020) di kawasan tersebut.
Acara ini juga dihadiri rais mwcnu gapura K.H. M. Fadlail dan Ketua Drs. KH. Moh. Alwi Hasan dan sejumlah kader di kecamatan Gapura.
K. Zainul Hasan mengingatkan agar mengingat-ingat kembali sumpah kader saat dibaiat waktu ikut PKPNU dari semua angkatan.
Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep tersebut mengapresiasi karena jumlah kader di Gapura mencapai 419. Namun jumlah kehadiran dalam berbagai kesempatan pertemuan kader masih tergolong jauh dari jumlah yang ada.
“Kader harus militan,” sargasnya.
Selanjutnya, kader harus berubah dari yang semula selalu membawa proposal ke sana kemari. Saat ini saatnya memberi. Dan itu harus dimulai dari kader penggerak.
“Semoga pertemuan ini tidak hanya berlangsung pada malam hari ini. Melainkan kader harus menggelar pertemuan untuk memperkokoh emosional dan ideologi,” pujinya.
Acara dihadiri oleh Rais MWCNU KH. M. Fadlail, Ketua MWCNU KH. Moh Alwi Hasan, dan seluruh KPNU Gapura.
Kontributor: Aribuddin Maliki
Editor: Ibnu Abbas

