Batang-Batang, NU Online Sumenep
Pekan Rajabiyah merupakan bagian penting dari beragam kegiatan yang dilaksanakan pengurus PAC Ansor Batang-Batang. Salah satu kegiatan yang disepakati dan ditetapkan di bulan Rajab ini adalah Ziarah ke Muassis NU Sumenep. Sesuai jadwal yang direncanakan sebelumnya bahwa ziarah Muassis NU tersebut dilaksanakan tiga hari berturut-turut dan pada hari terakhir atau hari ketiga adalah pembacaan kitab ar-Risalah Ahlussunah Wal Jama’ah.
Menurut pengakuan ketua PAC GP Ansor Batang-Batang, Muslimu, ziarah itu dimulai pada hari Senin (22/02/21) dengan berziarah ke maqbaroh Muassis NU yang ada di Batang-Batang. Kemudian dilanjutkan ke Guluk-Guluk, tepatnya ke Annuqayah.
“Jarak dari Batang-Batang ke Guluk-Guluk harus ditempuh sekitar 1 jam 20 menit. Namun hal ini bukanlah sebuah masalah, karena dalam pengabdian dibutuhkan dedikasi yang tinggi serta keikhlasan yang murni, sehingga hal ini tentunya akan menjadi fondasi dalam diri tiap kader-kader NU yang militan yang senantiasa menyambung robithahnya kepada ulama dan pendiri NU,” tutur Muslimu.
Muslimu juga mengatakan, rangkaian acara ziarah Rajabiyah ini dilaksanakan dengan tujuan menjaga keselarasan kader Ansor-Banser terutama untuk Batang-Batang sendiri maupun di luar Batang-Batang, sehingga dengan ziarah inilah nilai-nilai positif yang tertanam dalam diri tetap bersih serta barokah dari para Muassis Nahdlatul Ulama tetap mengalir pada para penerusnya.
Sementara itu, Kasat Provost Satkoryon Batang-Batang sekaligus kasat Provost Satkorcab Banser Sumenep, komandan Nur Salim mengatakan bahwa dirinya mengharapkan agar kegiatan ini tetap berlanjut. Agar tradisi dan amaliyah NU tetap lestari dan tidak pudar seiring dengan terombang-ambingnya zaman.
“Jika amaliyah NU tetap lestari, saya yakin NU itu akan tetap kokoh meskipun banyak pihak yang mau menghancurkan NU. Sehingga ini merupakan PR dan tanggungjawab kita sebagai pemuda generasi penerus untuk tetap bergerak aktif, selain itu di sinilah kesempatan pemuda, khususnya pemuda Ansor untuk berperan aktif dalam menjaga dan memberikan kesadaran bagi pemuda lainnya agar tradisi dan amaliyah NU tetap terjaga dengan baik,” ungkapnya.
Pewarta: Sofiati
Editor: A. Warits Rovi

