Giliraja, NU Online Sumenep
Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Giliraja menggelar Madrasah Keluarga Maslahah An-Nahdliyah, Senin (19/09/2022). Kegiatan yang mengusung tema ‘Keluarga Bahagia dan Membahagiakan’ itu dipusatkan di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Giliraja, Sumenep.
Kiai Mahmudi Zain selaku pemateri dalam paparannya menjelaskan tentang kiat meraih kebahagiaan dalam membangun rumah tangga. Ia mengatakan, dalam Tafsir Al-Qurthuhi dijelaskan ada empat tanda seseorang dapat meraih kebahagiaan dalam rumah tangga.
“Pertama adalah rizki yang halal. Rizki yang halal membuat hidup menjadi bahagia dan barokah, segala urusan menjadi mudah, keluarga penuh sakinah, mawaddah dan rahmah,” ungkapnya.
Kedua, adalah qanaah dan ridha dengan pemberian Allah SWT. Kiai Mahmudi yang juga Pembina LKKNU Sumenep itu menukil istilah dalam bahasa Jawa yang disebut nerimo ing pandum atau menerima terhadap bagian yang diberikan Allah SWT.
“Seseorang yang memiliki uang banyak, jabatan tinggi, harta melimpah ruah, namun tidak memiliki sifat qanaah, ia akan selalu kurang, serakah, rakus, dan tentu saja hidupnya tidak bahagia,” imbuhnya.
Ketiga, seseorang akan meraih kebahagiaan dalam rumah tangga apabila taufiquhu ilath-tha‘at, yakni mendapatkan pertolongan Allah untuk melakukan kebaikan, ibadah, dan taat kepada Allah SWT.
“Bagaimana agar kita mendapatkan pertolongan dari Allah? Yakni, sebagaimana dalam Surat Muhammad ayat 7, bahwa jika kamu menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu,” jelasnya.
Ia melanjutkan, bahwa tanda seseorang meraih kebahagiaan dalam rumah tangga yang keempat adalah Halâwah thâ‘ât, yaitu merasakan manisnya ibadah dan taat kepada Allah SWT.
“Dalam kehidupan berumah tangga, jika sudah mendapatkan rizki yang halal, ridho atas semua pemberian Allah dan selalu mendapatkan pertolongan dari Allah, maka pada puncaknya mereka akan merasakan manisnya beribadah kepada Allah. Karena pada hakikatnya pernikahan itu adalah ibadah,” katanya.
Sementara itu, Ketua LKKNU Giliraja Hanifah mengungkapkan, kegiatan Madrasah Keluarga Maslahah An-Nahdliyah merupakan salah satu upaya lembaga yang dipimpinnya untuk berkontribusi kepada masyarakat luas.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan solusi alternatif dalam membina keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Ini adalah bagian kecil upaya teman-teman LKKNU Giliraja dalam memberikan kontribusi pada masyarakat,” pungkasnya.
Editor: A. Habiburrahman

