Ganding, NU Online Sumenep
Lembaga Kemashalatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ganding kembali menggelar bimbingan keluarga mashlahah. Agenda yang dilakukan secara berkelanjutan itu menyasar kelompok organisasi keagamaan maupun sosial di masyarakat. Selasa, 25 Oktober 2023.
Ketua LKKNU Ganding, Dewi Nurhayati mengatakan Bimbingan Keluarga Mashlahah dilaksanakan untuk memberikan edukasi mengenai konsep keluarga mashlahah perspektif an-Nahdliyah. Bimbingan tersebut meliputi penyuluhan mengenai keseimbangan tugas dan kewajiban dalam keluarga dan harmonisasi hubungan keluarga. Sehingga menghasilakn mu’asyarah bil ma’ruf bagi keluarga.
“Konsep bimbingan Keluarga Mashlahah an Nahdliyyah ini meliputi pondasi Tasamuh, Tawassutb ,Tafaahum, dan Taadul dalam hubungan keluarga, sehingga Hubungan harmonis dalam keluarga dengan menjalankan pilar annahdliyyah dapat terintegarsikan dalam kehidupan sehari hari,” ungkapnya.
Kegiatan Ini, lanjut nurhayati, juga memandang aspek Ummah sebagaimana dalam kutipan Moh Nur Hasiruddin. Bahwa Kegiatan ini relevan dengan tujuh aspek maqasid keluarga (al-usrah).
“Yaitu mengatur hubungan dua jenis kelamin (tandzimul ‘alaqah bainal jinsaini), menjaga keturunan (hifdzun nasal), mewujudkan ketenangan, cinta dan kasih sayang (tahqiq as-sukn wa ar-rahmah wat taubah), memelihara nasab (hifdzun nasab), memelihara agama dalam keluarga (hifdzud tadayun fil usrah), memelihara aspek kelembagaan keluarga (tandzimul janib asal-muasal lil usrah) dan mengatur sisi keuangan keluarga (tandzimul janib al-malik lil usrah),” tambahnya.
Dengan tujuan dan konsep dasar tersebut, kata Nurhayati, LKKNU diharapkan menjadi wadah membentuk dan melahirkan suasana keluarag yang mashalahah lil ummah. Khususnya di wilayah Ganding, dan umumnya masyarakat Sumenep.
Menurut Nurhayati, agenda ini merupakan salah satu program divisi Riset dan Konseling yang di isi langsung oleh Shofiyatul Ummah sebagai narasumber. Keluarga maslahah yang didambakan adalah keluarga Yang penuh cinta dan dapat mendorong pada hal hal positif, saling bekerjasama antar anggota kekuarga dalam hak dan kewajiban, tidak adanya pelimpahan tugas yang timpang.
“Sehingga maslahah dapat terasa utamanya ketaqwaan kepada Allah sebagia ujung cita pernikahan yakni menyempurnakan agama,” terangnya.
Untuk selanjutnya, kegiatan ini akan masif dan estafet dilakukan di seluruh kelompok masyarakat Ganding. Untuk lebih menularkan kemashlahatan yang lebih luas.

