Image Slider

Mahasiswi Instika Guluk-Guluk Berikan APE ke Lembaga Pendidikan di Sumenep

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Pengurus Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk memberikan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada sejumlah lembaga pendidikan di Sumenep, Jum’at (03/06/2022).

Lembaga pendidikan yang sudah mendapatkan APE ini diantaranya, Taman Kanak-Kanak (TK) Mambaul Ulum Campaka, Pasongsongan; TK Miftahul Ulum Rombiya Timur, Ganding; TK Dahlia Masaran, Bluto; RA Al-Mabrur Moncek Tengah, Lenteng; TK Nurul Hidayah Pragaan Daya, Pragaan; TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Azhar Moncek Tengah, Lenteng; serta Raudlatul Athfal (RA) Tarbiyatul Banat Moncek Tengah, Lenteng.

Menanggapi hal itu, Ketua Prodi PIAUD Instika Guluk-Guluk, Mohammad Afnan mengatakan, pemberian APE sudah dilakukan sejak tahun 2015. Awalnya dimulai kepada lembaga PAUD yang menjadi mitranya.

“Tetapi, untuk tahun ini kami perluas ke lembaga PAUD lain yang membutuhkan, karena memang ada permintaan,” kata alumni Pondok Pesantren Annuqayah Latee Guluk-Guluk itu.

Alumni Instika Guluk-Guluk ini menegaskan, pemberian APE untuk lembaga PAUD merupakan salah satu bentuk program Prodi PIAUD melalui HMP. “Hal ini bisa menjadi kontribusi konkrit Prodi PIAUD Instika Guluk-Guluk dalam pengembangan pendidikan anak usia dini,” tegas alumni Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah itu.

Alumni Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang ini menyatakan, APE yang telah dberikan ke lembaga PAUD di Sumenep, murni hasil karya mahasiswa Prodi PIAUD.

“Dalam perkuliahan mahasiswa memang diajarkan pembuatan APE dan penggunaannya. Dengan APE ada 6 aspek yang bisa distimulasi dalam perkembangan anak usia dini, meliputi Nilai Agama dan Moral (NAM), Kognitif, Fisik Motorik (Fismot), Sosial Emosional (Sosem), Bahasa, dan Seni,” sebutnya.

Ia juga mengungkapkan beberapa fungsi dari APE yang dapat mengembangkan keterampilan motorik anak usia dini. “Pertama, dapat membantu anak dalam memenuhi hasrat dalam bermainnya, karena dunia anak dapat dikatakan sebagai dunia bermain seraya belajar yang berarti dapat membantu anak dalam tumbuh kembangnya untuk memenuhi kejiwaan anak,” ungkapnya.

“Kedua, dapat memperkaya gerakan yang alami pada anak berupa gerakan jalan, lari, lompat-lompat, dan juga gerakan melempar yang perlu dimiliki anak usia dini dalam dunia bermainnya,” lanjutnya.

Di samping itu, sambungnya, dapat melatih anak dalam kepekaan terhadap irama, keindahan, dan keberadaan dari dalam ruang dan waktu anak berada.

“Harapan kami, guru PAUD bisa semakin kreatif dan inovatif dalam pengembangan APE. Tantangan teknologi pun harus diikuti dengan pengembangan permainan yang edukatif, terutama untuk anak usia dini,” pungkasnya.

Editor : Ach. Khalilurrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga