Image Slider

Mahasiswi Instika Sambang Putri Veteran: Lawan Penjajah Pakai Batu

Lenteng, NU Online Sumenep

Mahasiswi Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-guluk yang sedang kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Moncek Timur Kecamatan Lenteng, Sumenep berkunjung ke kediaman seorang putri veteran di desa setempat.

Ia adalah Sunah (67), perempuan asal Dusun Wa’duwa’ Desa Moncek Timur, Lenteng, Sumenep. Kepada mahasiswi Posko 31 KKN Integratif 2022, Sunah menceritakan pengalaman Pak Dinawar, ayahnya melawan penjajah.

“Bapak di masa mudanya itu kerap melawan penjajah Belanda. Namun, saya tidak ingat peristiwa itu terjadi tahun berapa,” ujar Sunah waktu itu, Selasa (16/08/2022).

Disebutkan, bahwa Pak Dinawar dahulu ketika melawan penjajah menggunakan alat seadanya, termasuk memakai batu. Sementara untuk tempat berlindung, Pak Dinawar dan teman-temannya membuat lubang yang sedikit besar dan masuk ke dalamnya saat ada penjajah.

“Setelah penjajah lewat dari lubang tersebut, Pak Dinawar dan teman-temannya baru melempari penjajah itu dengan batu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Sunah memperlihatkan Surat Keputusan Departemen Pertahanan RI yang menyatakan Pak Dinawar merupakan Veteran Usia Lanjut. Surat keputusan tersebut ditetapkan pada 22 April 1986 silam.

“Pak Dinawar ini meninggal dunia pada tahun 80-an karena sakit dan dikuburkan di pemakaman umum Dusun Wa’duwa’ Desa Moncek Timur,” ungkap Sunah.

Sementara Ketua Posko 31 KKN Integratif 2022 Instika, Tolak Aida mengaku terkejut saat ia mendengar di desa tempat mengabdi selama satu bulan ada pahlawan kemerdekaan. Dirinya pun berinisiatif untuk berkunjung kepada keluarganya yang masih hidup.

“Saya terkejut saat mendengar di sini (Moncek Timur) ada pejuang kemerdekaan atau veteran. Saya kira (veteran) hanya di Kecamatan Kota,” tuturnya.

Merespons hal itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Posko 31 KKN Integratif 2022 Instika, Munafaroh mengatakan, jika sumber tersebut digali lebih mendalam maka nantinya bisa menjadi bahan penelitian.

“Peran pahlawan yang berjuang di pelosok-pelosok desa menarik untuk diteliti dan dipublikasikan,” papar lulusan UII Jogja itu singkat.

Diketahui, kunjungan yang dilaksanakan mahasiswi KKN Integratif Instika tersebut dilaksanakan bersama pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MTs Al Huda Moncek Timur. Dalam kunjungan itu mereka juga menyerahkan bahan pokok kepada Ibu Sunah.

Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga