Image Slider

Mapel Aswaja Jadi Mulok di Kurikulum, Butuh Dukungan dari Semua Pihak

Batuan, NU Online Sumenep

Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan kelualitas Sumber Daya Manusia (SDM) bangsa dan mengenalkan NU sejak dini kepada peserta didik.

Penegasan ini disampailam oleh KH Fauzi Hasbullah saat halal bihalal yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, Sabtu (12/6/2021) di Pondok Pesantren Darul Istiqamah Batuan.

Wakil Rais PCNU Sumenep tersebut menegaskan bahwa Pergunu akan menentukan masa depan NU lewat pendidikan.

“Demi mencapainya, kami berharap kepada pengurus Pimpinan Cabang (PC) untuk menerbitkan buku Aswaja. Jika tidak dimulai saat ini, maka anak didik tidak akan mengenal tawassuth (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (berimbang), dan i’tidal (berprinsip),” pintanya.

Di kesempatan yang berbeda, Moh Shaleh mengucaptkan terima kasih atas saran, masukan dan harapannya.

“Ini menjadi motivasi bagi pengurus untuk lebih bersemangat lagi dalam menjalan agenda penguatan Aswaja An-Nahdliyah di kalangan guru-guru Bintang Sembilan,” kata Ketua PC Pergunu Sumenep saat dimintai keterangan oleh reporter NUOS.

Dirinya yakin bahwa Pergunu mampu mengetuk tularkan wawasan keaswajaan kepada rekan sejawat dan peserta didik di lembaga pendidikan masing-masing.

“Tentunya ini butuh dukungan dari berbagai pihak untuk memasukkan mata pelajaran Aswaja atau ke-NU-an ke dalam kurikulum sekolah atau madrasah demi mengenalkan NU sejak dini pada siswa,” pungkasnya.

Pewarta: Firdausi
Editor: A. Warits Rovi

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga