Image Slider

NU Sumenep Sosialisasikan Ragam Kegiatan Sambut Hari Santri 2021

Manding, NU Online Sumenep

Komisi Tanfidziyah Bahtsul Masail Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep membahas seputar persiapan Hari Santri 2021, pengadaan kalender dan bendera NU. Hal itu disampaikan dihadapan jajaran pengurus Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Sumenep, Ahad (12/9/2021).

Kiai Muhammad Cholili, Wakil Ketua PCNU Sumenep yang juga diamanahi sebagai Ketua Panitia Pelaksana Hari Santri 2021, menyampaikan berbagai hal seputar kegiatan memperingati hari bersejarah bagi kaum sarungan itu.

“Kami PCNU Sumenep telah mencanangkan berbagai kegiatan yang akan dilangsungkan dalam memeriahkan hari santri 2021. Kemarin kami juga sudah melakukan rapat pembentukan panitia dan inventarisasi kegiatan,” ungkap alumni Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo itu.

Diantara berbagai macam kegiatan yang telah disiapkan, pertama, Grand Opening HSN 2021. Akan dilaksanakan pada Jum’at, 1 Oktober 2021 di Aula PCNU Sumenep. Diisi dengan Khatmil Qur’an bil ghaib dan seremonial acara secara luring terbatas dan daring.

“Kedua, Maulid Nabi dan Istighatsah Santri. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Senin, 25 Oktober 2021. Pukul 19.00-22.00 WIB di Aula PCNU Sumenep. Dengan format kegiatan Istighatsah dan Pembacaan Shalawat, Tausiyah ke-Santri-an, dengan luring terbatas dan daring,” imbuh beliau.

Kemudian yang ketiga, lanjut Kiai Cholili, yakni Kegiatan Bersama berupa Maulid Nabi dan Istighatsah Santri oleh semua elemen NU. Dengan mekanisme pelaksanaan yang berbeda antara MWCNU dengan Ranting NU.

“Untuk MWCNU dilaksanakan pada Kamis, 21 Oktober 2021. Pukul 19.00-22.00 WIB, di wilayah masing-masing. Dengan format acara Istighatsah dan Pembacaan Shalawat, serta Tausiyah ke-Santri-an. Untuk Ranting NU, Senin-Rabu 18-20 Oktober 2021. Dengan waktu menyesuaikan di daerah masing-masing. Format kegiatan sama,” tutur beliau menjelaskan.

Kemudian yang terkahir, kegiatan mandiri oleh masing-masing MWCNU, PRNU, lembaga dan badan otonom (banom). Seperti lomba-lomba edukatif dan lain sebagainya.

Direncanakan pula, lembaga-lembaga di lingkungan PCNU Sumenep turut terlibat dalam pelaksanan Hari Santri 2021 dengan ragam kegiatan, seperti ajang perlombaan, diklat, sosialisasi dan lain sebagainya.

Acara rutin bulanan yang ditempatkan di Pondok Pesantren Al-Bajigur Desa Tenonan Kecamatan Manding itu juga membahas terkait pendistribusian kalender 2022 PCNU Sumenep. Hal itu menjadi sangat penting sebagai upaya meningkatkan solidaritas ke-NU-an dan kemandirian ekonomi.

“Selain itu juga untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan kader penerus bangsa tentang pentingnya belajar Ilmu Falak. Karena saat ini sudah serba instan semua,” ungkap Kiai A. Kurdy Khan, Bendahara PCNU Sumenep yang juga penanggungjawab pengadaan kalender tersebut.

Pria yang akrab disapa Kiai Kurdy itu menambahkan, bahwa persoalan Ilmu Falak sama halnya dengan Ilmu Faraidl. Dimana saat ini, di tengah merebaknya era tekhnologi informasi, orang sudah tidak perlu ribet lagi membagikan harta warisan.

“Karena sudah ada aplikasinya. Tinggal ditentukan siapa ahli warisnya, berapa tirkahnya, sudah selesai. Tetapi prosesnya jarang ada yang tahu. Sama dengan Ilmu Falak. Jadi dengan pengadaan kalender NU ini juga sebagai upaya kita untuk merawat dan melestarikan Ilmu Falak,” pungkas Kiai Kurdy.

Pengadaan bendera NU menyambut Hari Santri 2021 juga dibahas dalam pertemuan Komisi Tanfidziyah Bahtsul Masail PCNU Sumenep itu.

Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga