Gapura, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, menggelar Rapat Kerja (Raker), Rabu, (13/01/2021) di Pondok Pesantren Manhajut Taufiq (Al-Manfiq) Gapura Timur, selama satu periode 2020-2022.
Ketua PAC GP Ansor Gapura, Marzuki, mengharapkan bahwa program kerja GP Ansor Gapura harus mengedepankan kebutuhan masyarakat sehingga bisa dirasakan keberadaan dan manfaatnya kepada lingkungan sekitar.
“Jangan terlalu muluk-muluk, jangan terlalu wow, tetapi harus mengedepankan program kerja yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dirinya juga menambahkan agar program-program yang direncanakan benar-benar strategis dan bisa dilakukan di lapangan serta sesuai dengan kemampuan pengurus PAC GP Ansor Gapura dalam pelaksanaannya.
“Buatlah program yang bisa dilakukan, bukan yang hanya bagus di atas kertas, tetapi tak berdaya di pelaksanaan,” lanjut pria yang juga menjadi salah satu Guru di PP. Al-In’am Banjar Timur itu.
Sementara itu, Pengasuh PP. Manhajut Taufiq, KH. Moh. Suhaili, sangat berterimakasih kepada sahabat-sahabat Ansor Gapura yang telah mempercayakan Rapat Kerja (Raker) Ansor di tempatkan di pesantrennya.
“Saya sangat berterima kasih kepada K. Marzuki dan kawan-kawan semua. Jika ada kegiatan Ansor lagi tempatkan di sini, berapa pun jumlah pesertanya, saya siap menanggung semuanya, kalau sudah sampai 3 ribu, taruh di sini lagi,“ imbuhnya.
“Saya tetap di NU, hanya saja, saya suka ke mana-kama hanya ingin tahu seperti apa organisasi di luar NU,” tambah Ketua alumni PP. Al-Is’af wilayah Gapura (Romsyis) itu.
Ketua PC GP Ansor Sumenep, K. Qumri Rahman, mengatakan bahwa berjam’iyah itu harus didasarkan pada ketaqwaan dan keistiqamahan. Jika pengurus sudah diisi oleh orang-orang bertaqwa, dirinya yakin Ansor akan bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Alumni PP. Salafiyah Syafi’iyah dan PP. Sidogiri itu menambahkan, jika kader-kader Ansor sudah berpegang pada dua dasar itu, maka pada akhirnya akan mendapatkan paling tidak dua manfaat. “Pertama, pengakuan dari muassis NU yaitu KH. M. Hasyim Asy’ari dan kedua yaitu ainul karomah,” pungkasnya.
Pewarta : Aribuddin Malik
Editor : Ibnu Abbas

