Image Slider

Rakercab Pagar Nusa Sumenep, Sepakat Berdayakan Organisasi dan Kuatkan Ideologi

Kota, NU Online Sumenep

Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Sumenep melaksanakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) pada Ahad, (27/06/2021). Kegiatan ini dipusatkan di PP Al Usymuni Terate Sumenep.

Hadir dalam acara ini, kepenguran PSNU Pagar Nusa dari berbagai tingkatan, baik Pimpinan Anak Cabang (PAC), Ranting dan Rayon se-Kabupaten Sumenep. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, dalam hal ini dihadiri oleh Kiai Abdul Wasid selaku Wakil Ketua dan K. Zainul Hasan selaku Sekretaris.

KH Abd Muiz Ali Wafa, Ketua PC PSNU Pagar Nusa Sumenep mengatakan bahwa Rakercab ini diselenggarakan berdasarkan amanah PD/PRT PSNU Pagar Nusa. Selain itu juga dimaksudkan untuk menyamakan persepsi gerak langkah perjuangan Pagar Nusa di Kabupaten Sumenep.

“Kalau kita bicara potensi, hampir di seluruh pelosok desa di wilayah banyak yang menekuni pencak silat. Tetapi kalau bicara kelembagaan, Pagar Nusa ini baru kita bentuk,” ungkapnya.

Mantan Wakil Bupati Sumenep itu bersyukur berkat dukungan dari seluruh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-kabupaten Sumenep, terutama dorongan dari PCNU Sumenep Pagar Nusa hingga kini tetap membumi di Sumenep.

“Yang belum terbentuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) PSNU Pagar Nusa hanya tinggal tiga MWC NU. Tetapi di tiga MWC NU yang terbentuk itu saat ini sudah dalam proses pembentukan,” tambahnya.

Ia melaporkan jika lembaga pendidikan Islam dan Pondok Pesantren serta sekolah yang berafiliasi ke NU sudah banyak yang melaksanakan aktifitas pencak silat santri pagar nusa. Ia berharap di Rakercab ini bisa merumuskan kegiatan-kegiatan yang bisa dan perlu dilakukan ke depan.

Sementara itu, K. Abdul Wasid sebagai perwakilan dari PCNU Sumenep dalam sambutannya menegaskan jika tantangan ke-NU-an yang dihadapi adalah selain kelompok Islam transnasional, semisal wahabi dan sejenisnya, juga paham liberalisme. Maka ia menyarankan agar penguatan organisasi benar benar harus dilakukan.

“Saya melihat Pagar Nusa sudah melakukan itu. Penguatan organisasi ini kita harapkan bukan hanya di tingkat PC, tetapi juga di PAC, Ranting dan Rayon. Semuanya harus bergerak selaras. Ingat, basis NU di desa. Membentuk dan menguatkan Ranting PS Pagar Nusa menjadi sebuah keniscayaan. Pagar Nusa juga perlu dikembangkan ke lembaga pendidikan,” ungkap lelaki yang menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Sumenep ini

Kiai yang juga mantan Sekretaris GP Ansor Sumenep ini menambahkan jika penguatan dan pemberdayaan anggota juga perlu diperhatikan. “Adakan pelatihan-pelatihan. Sehingga kader kita bukan hanya bela dirinya yang top tapi juga ideologi ke-NU-annya,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap Raker ini bisa lebih baik lagi dalam penataan administrasi. Sebab, kegiatan Raker menjadi waktu yang pas untuk menentukan kegiatan-kegiatan yang lebih mengena dan substansial.

“Kegiatannya jelas. Sasarannya juga harus jelas. Termasuk juga waktunya. Silahkan nanti dirumuskan bersama-sama. Di NU itu, semuanya harus berangkat dari komitmen. Jangan mikir anggaran dulu. Kalau anggaran yang dipikirkan diawal, tidak akan jadi-jadi. Ketika komitmen sudah mantap, insyaAllah soal anggaran akan menemukan jalan keluar,” pungkasnya kepada seluruh hadirin.

Editor : Abdul Warits

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga