Image Slider

Resmi Dilantik, Fatayat NU Gingging Bluto Diharapkan Menjadi Pelopor Gerakan Dakwah Aswaja

Bluto, NU Online Sumenep

Seusai dilaksanakan rapat anggota beberapa waktu lalu, akhirnya Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU Gingging, Bluto resmi dilantik. Pelantikan ini bertempat di Balai Desa Gingging, Bluto, Sumenep, Selasa (17/11/2020), dengan menggandeng Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa setempat.

Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh PC Fatayat NU Sumenep, PAC Fatayat NU Bluto, dan banom NU yang lain. Selain itu, hadir pula Pemerintah Desa Gingging, anggota PKK Gingging dan masyarakat Desa Gingging. Acara tersebut sekaligus diisi dengan peringatan maulid nabi, dengan menghadirkan Nyai Zaenab sebagai penceramah.

Nyai Zaenab dalam ceramahnya banyak mengulas tentang keagungan Nabi Muhammad SAW. Selain itu, ia juga memberikan motivasi dan mengingatkan kembali pada hadirin tentang perjuangan-perjuangan Ulama NU dalam membumikan Aswaja An-Nahdliyah secara detail dan lugas.

Sementara itu, Ibu Helmiyati memberikan apresiasi sekaligus mengharap kegiatan ini menjadi awal mula terjadinya proses lumbung gerakan membumikan Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah di Desa Gingging.

“Diharapkan Fatayat NU di desa Gingging ini menjadi pelopor dalam dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, khususnya di kalangan perempuan,” ujar Kepala Desa Gingging ini.

Sedang Nyai Shulaihah Rasyid selaku Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep menyampaikan, untuk meluruskan niat dalam mengabdi kepada NU secara umum, dan Fatayat NU secara khusus.

“Mari luruskan niat dari sekarang, untuk semangat mengabdi pada NU dengan mengingat kembali pada perjuangan-perjuangan semasa Rosulullah berjihad demi kebaikan dan kesejahteraan, dan kedamaian umat manusia,” ujarnya singkat.

Di sisi yang berbeda Ustadzah Nunung Fitriana, Ketua Mandataris PR Fatayat NU Gingging menuturkan, bahwa ia berkomitmen untuk mengaktifkan kepengurusan Fatayat NU Gingging, utamanya dalam hal gerakan keagamaan dan sosial.

“Mengingat, NU sebagai organisasi sosial keagamaan dan sosial kemasyarakatan dituntut untuk terlibat aktif dalam dakwah ala Aswaja dan menyusun program yang selaras dengan persoalan riil masyarakat,” pungkas perempuan yang juga Founder Komunitas Rumah Kita (KRK) ini.

Kontributor: Mohammad Iqbal
Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga