Nonggunong, NU Online Sumenep
Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Talaga, Kecamatan Nonggunong peringati Tahun Baru Islam dengan menyantuni yatim dan Dluafa. Kegiatan tersebut dipusatkan di lapangan Sepak Bola Talaga, Jum’at (29/7/2022).
Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang berada di desa tersebut juga turut dilibatkan sebagai wujud kegiatan kolaboratif. Para santri dari MDT Badrul Qamar, MDT Asasul Muttaqin dan MDT Miftahul Jannah turut membersamai warga NU lainnya dalam pawai obor menuju lokasi kegiatan.
Rais PRNU Desa Talaga, Kiai Asmawan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kegiatan kolabotif itu adalah wujud dari kebersamaan yang telah terjalin kuat sejak awal.
“Terimakasih atas kerjasamanya dalam rangka Memperingati Tahun Baru Islam dengan santunan anak yatim serta dluafa. Kita harus bersyukur dan bangga menjadi pengurus NU dan warga NU, karena bisa meneruskan perjuangan para Ulama terdahulu dan lebih aktif berkhidmat dalam perjuangan Nahdlatul Ulama,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua PRNU Talaga, Moh. Alwan. Ia menyampaikan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk para yatim dan dluafa.
“Terima kasih banyak kepada para donatur, semoga tahun depan bisa terlaksana lagi, ada 6 anak yatim dan 22 dluafa yang tersebar di Desa Talaga,” harap pria yang juga Wakil Bendahara MWCNU Nonggunong itu.
Di kesempatan itu, Ketua MWCNU Nonggunong, KH Sihabuddin Imam, berkesempatan memberikan tausiyah kepada warga NU setempat. Ia mengingatkan agar selalu menjaga lima perkara sebelum datangnya lima perkara.
“Rasulullah SAW mengingatkan kepada ummatnya agar selalu siap untuk menggunakan dengan sebaik-baiknya lima perkara sebelum datang lima perkara,” ungkap Kiai yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Ulum, Sonok itu.
Adapun lima perkara tersebut antara lain, pergunakan sebaik mungkin waktu muda sebelum tua, gunakan kekayaan sebelum datang kemiskinan, gunakan kesehatan sebelum datang sakit, gunakan kesempatan sebelum datang kesempitan, dan gunakan hidup sebelum datang kematian,” ujarnya mengingatkan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Syuriah dan Tanfidziyah MWCNU Nonggunong, lembaga dan badan otonom, PRNU se-Kecamatan Nonggunong, dan warga NU. Sementara Hadrah al-Manghfirah Desa Talaga tampil di kegiatan tersebut guna memberikan hiburan.

