Image Slider

Semarak Asyuro, LAZISNU Guluk-Guluk Bagikan Tabungan Pendidikan untuk Yatim

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep

Bertepatan dengan Hari Asyura atau 10 Muharram, NU Care-LAZISNU Guluk-Guluk menyalurkan bantuan Tabungan Pendidikan. Tabungan Pendidikan diserahkan kepada 10 anak yatim di Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Tarbiyatul Banin, Payudan Daleman, Guluk-Guluk, Sumenep, Kamis (19/08/2021).

Tabungan berupa uang tunai dan bingkisan tersebut diharapkan mampu membantu biaya pendidikan anak yatim. Tabungan tersebut dikelola langsung oleh pihak sekolah untuk kebutuhan buku dan lain sebagainya.

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-Guluk, Kiai Widadi Rahim mengatakan, sinergi semua pihak dalam kegiatan ke-NU-an sangat diperlukan. Hal tersebut agar program yang telah dicanangkan berjalan sebagaimana mestinya.

“Mari kita bangun sinergitas bersama. Kerja sama dan sama kerja dalam semua kegiatan ke-NU-an adalah hal yang mesti dilakukan. Apalagi hal ini berkaitan dengan anak yatim,” ujarnya.

Menurut Kiai Widadi, berapapun yang diberikan kepada anak yatim akan bernilai ibadah. Bila tidak bisa menyumbangkan harta dalam jumlah yang banyak, maka bisa disisihkan sedikit demi sedikit.

“Sumbangan yang sedikit tersebut bisa disisikan melalui kotak koin NU peduli, agar nanti disalurkan kepada yang berhak oleh LAZISNU,” imbuh Kiai Widadi.

Pihaknya pun mengucapkan banyak terima kasih kepada Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Artakoh atas sambutan dan sinerginya yang luar biasa.

Sementara Rais Syuriyah PRNU Artakoh, Kiai Zainul Hasan menyambut dengan antusiasme yang tinggi atas kehadiran MWCNU dan LAZISNU Guluk-Guluk. Mengingat, jarak tempuh ke lokasi yang lumayan jauh dan melewati lereng Goa Payudan yang curam. serta lereng-lereng gunung yang curam.

“Terima kasih atas kehadirannya. Hal ini bagi kami layaknya kehadiran muassis NU KH M Hasyim Asy’ari,” tuturnya.

Ia menceritakan, pada mulanya pihaknya pesimis dapat menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Karena di musim tembakau saat ini banyak pengurus yang bertani dan menjaga tembakau.

“Bahkan, tadinya ada pengurus yang masih di sawah. Namun, alhamdulillah saat ini ternyata sudah ada di tengah-tengah kita,” tambah Kiai Zainul Hasan.

Disebutkan, meskipun secara geografis PRNU Artakoh berada di utara bukit payudan yang akses menuju lokasi sedikit sulit, namun hal tersebut tidak membuat pihaknya berpaling dari NU.

“Meski sulit dijangkau, saya berani menjamin dari ujung timur hingga ujung barat semuanya NU dan menganut paham Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” pungkasnya.

Editor: A Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga