Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Panitia Siswa Kelas Akhir (SISKA) Madrsah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep Tahun Pelajaran 2021-2022 mengadakan program rutin tahunan yaitu sowan ke beberapa Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah.
Sowan ini merupakan kegiatan pertama untuk mengawali serangkaian agenda lain yang akan dijalankan oleh panitia SISKA 2022 selama beberapa bulan ke depan. Untuk malam ini, dilakukan di kediaman KH Moh Naqib Hasan selaku Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Utara sekaligus Ketua Pengurus Pondok Pesantren Annuqayah.
“Dalam tradisi pesantren, salah satu upaya untuk menjaga dan memperkuat hubungan kiai dan santri adalah dengan sowan,” ujar Noer Moch Yoga Zulkarnain selaku Ketua Panitia SISKA MA 1 Annuqayah, Selasa (08/02/2022) malam.
Santri Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa ini menegaskan, sowan merupakan tradisi bersilaturahim kepada kiai. “Meski seorang santri sudah tidak lagi di pesantren, ia akan tetap menjaga dan memperkuat hubungan dengan kiainya dengan tradisi sowan tersebut,” tegasnya.
Menurutnya, ciri khas alumni pesantren adalah hubungan yang tidak putus dengan kiai, ibu nyai, ustadz, ustadzah, guru, dan seterusnya. “Para santri masih akan memberikan waktu untuk sowan atau silaturahim kepada para guru yang telah mendidik dan mengajarkan banyak hal. Banyak yang dapat diraih saat sowan,” ucap siswa kelas XII IPA MA 1 Annuqayah ini.
Di samping itu, Sekretaris Panitia SISKA MA 1 Annuqayah, Anshori Ahmad mengemukakan bahwa bahwa sebenarnya selama ini tradisi sowan atau silaturahim kepada kiai dan pengasuh pondok pesantren sudah menjadi kebiasaan alumni dan calon alumni pesantren.
“Dengan sowan, kami memperoleh ilmu lewat tausiah dan pesan-pesan yang disampaikan kiai, walaupun tidak mengaji seperti biasanya,” jelasnya.
Diungkapkan bahwa program sowan kiai cukup penting di era seperti ini, karena di samping bersilaturahim kepada kiai, juga sebagai ikhtiar merawat tradisi.
“Tradisi sowan kepada kiai harus dilestarikan, khususnya di kalangan generasi muda. Sebab saat ini, cukup banyak gangguan yang berpotensi menggerogoti kebiasaan sowan kepada kiai,” ungkap siswa kelas XII Bahasa MA 1 Annuqayah itu.
Santri Pondok Pesantren Annuqayah Daerah Lubangsa ini menambahkan, ada puluhan pengasuh pesantren yang siap dikunjungi dalam waktu mendatang.
“Kegiatan ini, juga kami dokumentasikan dan akan menjadi kegiatan pembuka SISKA MA 1 Annuqayah dalam beberapa bulan ke depan. Mohon doanya semoga acara berjalan sukses dan lancar,” pungkasnya.
Editor : Ach. Khalilurrahman

