Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Setelah terpilih beberapa waktu yang lalu, Ketua Keluarga Alumni Falak Annuqayah (KAFA) Fathurrozi langsung melaksanakan kegiatan perdananya berupa silaturahim ke pengurus Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Kamis (20/01/2022) di gedung madrasah setempat.
Dalam silaturahim ini, Rozi sapaan akrabnya mengawali sowannya kepada Kiai Abd Karim Thaha selaku Ketua Pelaksana Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Annuqayah.
Rozi mengatakan, selain silaturahim ada beberapa hal yang ingin disampaikan terkait proses pelantikan pengurus KAFA periode 2022-2024.
“Di sini kami juga mengkonsultasikan terkait langkah-langkah yang harus dipersiapkan sebelum acara pelantikan pengurus KAFA. Karena pihak pesantren pasti memberikan arahan dan bimbingan kepada kami,” ucapnya.
Di kesempatan yang sama, Kiai Abd Karim Thaha juga mengapresiasi atas dibentuknya KAFA ini serta inspirasi dari alumni LFA sangat dinanti-nanti.
“Dukungan, inspirasi, dan gagasan-gagasan jitu dari para alumni selalu dinanti untuk kemajuan LFA ke depannya,” tuturnya.
Guru Madrasah Aliyah Tahfidh (MAT) Annuqayah ini juga menambahkan, saat ini konsep dakwah falak, ekonomi serta manajemen organisasi yang modern dan berdaya saing masih minim. Peran alumni LFA dibutuhkan untuk memperkuat hal ini.
“Semuanya komponen harus bahu-membahu berjuang demi menegakkan dan membumikan ilmu Falak di Annuqayah atau di kawasan Sumenep,” tegasnya.
Menurut Kiai Karim, alumni LFA mempunyai jaringan yang kuat. Atas hal ini, Kiai Karim meminta agar para alumni dapat menjadi pemimpin dan berperan besar dalam kehidupan masyarakat.
Kalau tidak punya peran, sebut Kiai Karim, maka ia akan ditinggalkan. Sebab saat ini masyarakat tidak melihat gelar pendidikan yang diperoleh. Akan tetapi memilih pemimpin yang bisa memberi solusi, pendampingan, dan perjuangan untuk umat.
“Tolak ukur derajat kalian di masyarakat, tergantung seberapa manfaat peran kalian bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Ganding ini juga berpesan, peran Media Sosial (Medsos) sangat penting di era saat ini. Bagi alumni LFA yang bergerak di bidang pendidikan, hendaknya dapat memanfaatkan semaksimal mungkin.
“Sebab, dunia pendidikan saat ini hanya sekitar 40-60 persen dilaksanakan di kampus atau di sekolah. Kurikulum sudah berubah drastis,” pungkasnya.
Editor: Firdausi

