Image Slider

Vaksinasi Dilaunching Perdana Di Sumenep, Ini Kesan Dua Tokoh Harian PCNU Sumenep

Kota, NU Online Sumenep

Sebanyak 2.480 vaksin covid-19 Sinovac tiba di Kabupaten Sumenep pada Selasa (26/01/2021) pukul 04.48 WIB. Vaksin ini akhirnya dilaunching kepada sebagian masyarakat meliputi tokoh agama dan pejabat tinggi di lingkungan Kabupaten Sumenep, Kamis (28/01/2021) yang bertempat di Pendopo Agung Sumenep.

Berpartisipasi aktif dalam program launching vaksinasi ini dua Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Sumenep yaitu Kiai Muhammad Bahrul Widad dan Ustadz Zainul Hasan. Kiai Muhammad Bahrul Widad memang mengakui bahwa selama ini masyarakat banyak yang meragukan kehalalan, keamanan serta efektivitasnya vaksin covid-19 ini.

Akan tetapi, menurut penuturannya, DPR RI bersama Kementerian Kesehatan, BPOM dan lainnya selaku orang-orang yang berkompeten dalam masalah vaksin sudah membahasnya. “MUI setelah meneliti unsur-unsur yang ada pada vaksin dengan memohon masukan dari berbagai pihak sudah memberi fatwa tentang kehalalan vaksin covid-19 ini,” ungkap kiai yang menjabat sebagai Katib di PCNU Sumenep.

Dirinya juga berharap agar masyarakat tidak terprovokasi oleh isu hoaks tentang vaksin ini. “Harus berbaik sangka kepada Allah, kepada pemangku kebijakan bahwa langkah-langkah yang mereka lakukan demi kemaslahatan bangsa Indonesia,” jelasnya.

Ia juga menegaskan kepada seluruh warga nahdliyyin agar hendaknya berbaik sangka kepada para tokoh masyarakat dan ulama. “Semua yang dikatakan adalah karena rasa sayang mereka kepada umat,” tambahnya saat diwawancarai NU Online Sumenep.

Sementara itu, Ustadz Zainul Hasan sangat mengapresiasi terhadap Pemerintah Daerah (Pemkab) Sumenep dalam program vaksinasi ini ini. Dirinya menceritakan dengan penuh seksama pengalamannya ketika mengikuti proses vaksinasi pemerintah Kabupaten Sumenep yang berlangsung hari ini.

“Semula sih memang agak deg-degan, karena terus terang selama ini saya tidak terbiasa suntik. Kalau sakit biasa hanya berobat. Tapi ketika tadi saya ikut vaksinasi, malah enak, gak terasa. Justru setelah divaksin badan saya semakin segar,” paparnya.

Sekretaris PCNU Sumenep ini mengatakan, partisipasi masyarakat dalam vaksinasi ini adalah sebagai salah satu ikhtiar untuk memerangi covid-19. “Dengan divaksin, setidaknya tubuh kita bisa lebih terjaga kekebalannya,” lanjutnya.

Akan tetapi, Pak Hasan, sapaan akrabnya, menyarankan agar tidak hanya berhenti di vaksin semata. Ikhtiar lain tetap juga harus dilakukan, seperti selalu cuci tangan, pakai masker dan menghindari kerumunan.

“Jangan lupa untuk selalu berdo’a. Karena hakekatnya pemberi dan penyembuh penyakit itu adalah Allah Swt. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha (ikhtiar). Di masa pandemi ini, kita tidak tahu siapa yang terinveksi di antara kita. Maka, kehati-hatian dan selalu waspada dalam keseharian sangat penting,” pungkasnya.

Editor : Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga