Lenteng, NU Online Sumenep
Duka mendalam menyelimuti Nahdliyin di Kabupaten Sumenep. Pasalnya, Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH Moh Taufiqurrahman FM wafat pagi ini di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, jam 06.20 WIB, Jum’at (7/1/2022).
Kabar duka yang tersiar di berbagai grup WhatsApp itu ditegaskan kebenarannya oleh Wakil Ketua PCNU Sumenep, Ach Subairi Karim.
“Semasa hidupnya, beliau sangat aktif di berbagai kegiatan ke-NU-an. Mulai dari tingkat PCNU, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) dan Badan Otonom. Yang paling kami ingat, dengan kondisi sepuh, sakit, beliau masih sempat hadir di kegiatan NU walaupun duduk di atas kursi roda. Ini yang semestinya diteladani oleh generasi muda NU,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh NU Online Sumenep.
Tak hanya itu, almarhum pernah diamanahi sebagai Rais PCNU Sumenep pasca wafatnya Almaghfurlah KH Ahmad Basyir Abdullah Sajjad yang secara sah terpilih oleh Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).
Selain itu, beliau juga menjabat sebagai pengasuh Pondok Pesantren Mathlabul Ulum Jambu, Lenteng, yang setiap hari meninjau atau mengontrol perkembangan santrinya. Baik dalam ranah kognitif, akfektif dan psikomotorik.
“Berdasarkan informasi, jenazah akan dikebumikan jam 13.00 WIB. Semoga beliau diterima di sisi Allah SWT,” doanya.
Editor: Ibnu Abbas

