Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Kamis, (03/12/2020) agenda rutinitas mingguan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Guluk-guluk kembali dimulai. Bertempat di Komisariat PMII Guluk-guluk, kajian yang acapkali disebut Diskusi Kopi Pagi (Diskopag) ini dihadiri oleh seluruh angkatan, anggota baru, kader, pengurus rayon dan pengurus komisariat.
Bertemakan “Expect Kebijakan Publik Dalam Futuristik Pembangunan.” Seluruh peserta forum dapat memahami materi yang disampaikan secara detail melalui penyampaian Narasumber Kiayi Ahmad Majdi Tsabit, S.E.I, M. M., “Pemerataan ekonomi masyarakat di masa depan tidak seharusnya bergantung pada kebijakan dan anggaran-anggaran dari negara. Dimulai dari sekarang, pembentukan mental keyakinan dan kepercayaan seorang mahasiswa. Sedikit demi sedikit usaha yang dikembangkan, akan menghasilkan dampak positif pada sektor ekonomi sekaligus pembangunan.”
Dalam forum tersebut, sambut komentar disampaikan juga oleh Ahmad Sanusi Ketua Komisariat PMII Guluk-Guluk bahwa mengisi post-post tertentu di pemerintahan dalam rangka memperbaiki kebijakan-kebijakan yang selama ini dinilai tidak pro rakyat atau bahkan amoral, bisa kita lakukan sedari menjadi mahasiswa.
“Membangun keterampilan, ide dan gagasan-gagasan melalui dasar keyakinan, kepercayaan (trash) adalah modal utama yang harus dikembangkan,” tegas Mahasiswa Instika semester akhir ini.
Forum selesai dengan sukses dan lancar. Salah satu kader PMII Guluk-guluk mengharapkan agar kegiatan semacam ini terus berkesinambungan hingga purna jabatan. “Ini merupakan jendela bagi kami, membuka wawasan dan pengalaman-pengalaman. Semoga tetap menjadi awal yang baik untuk tujuan yang pula baik,” ucap Sahabat Taufiq, Penggerak Angkatan Pegasus ’19 PMII Guluk-Guluk.
Pewarta: Ahmad Sanusi
Editor: Abdul Warits

