Batuputih, NU Online Sumenep
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, KH Abdul Wasid mengatakan bahwa profesionalitas guru dalam menjalankan tugas pendidikan merupakan hal yang penting dan harus terus digalakkan.
Hal tersebut disampaikannya saat mengisi penyajian dalam kegiatan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digelar oleh PAC Pergunu Batuputih, di MI Miftahul Jannah Juruan Daya, Batuputih, Selasa (02/06/2026).
Wakil Ketua PCNU Sumenep ini menekankan bahwa guru memiliki tanggung jawab utama yang tidak bisa ditawar.
“Guru harus memahami tiga kewajiban utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari tanggung jawab profesional,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar modul ajar tidak hanya dipahami sebagai tuntutan administratif, melainkan sebagai instrumen penting dalam proses pembelajaran.
“Modul ajar jangan dipahami sebagai persyaratan administratif semata, tetapi harus dimaknai secara substantif agar benar-benar berdampak pada kualitas pembelajaran,” ujarnya.
Menurutnya, dalam praktik di lapangan, guru diperbolehkan mengadaptasi modul ajar dari berbagai sumber, selama tetap disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan kondisi lembaga masing-masing.
Selain itu, Kiai Abdul Wasid juga menyoroti pentingnya kedisiplinan guru dalam menjalankan tugasnya di kelas.
“Jangan sampai guru sering tidak masuk. Kasihan siswa. Mereka membutuhkan kehadiran kita, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional dan intelektual,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa hubungan antara guru dan siswa tidak boleh dipahami sebagai hubungan kerja semata, melainkan sebagai relasi pendidikan yang memiliki dimensi moral dan kemanusiaan.
“Relasi guru dengan siswa bukan sekadar relasi pekerjaan. Ini adalah relasi pendidikan yang harus dilandasi tanggung jawab dan ketulusan,” tambahnya.
Di akhir arahannya, ia mendorong pengurus PAC Pergunu Batuputih yang baru dilantik untuk segera bergerak dan memberikan kontribusi nyata.
“Setelah dilantik, PAC Pergunu Batuputih harus segera bekerja. Jangan menunggu. Jadikan organisasi ini benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh para guru,” pungkasnya.
Editor: Abdul Warits

