Image Slider

LPT NU Sumenep Peringati Ultah Madrasah Moderasi Ke-1

Kota, NU Online Sumenep
Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) Sumenep merayakan ulang tahun (ultah) salah satu program unggulannya, yaitu Madrasah Moderasi yang ke-1. Perayaan tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng, bersamaan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) NU ke-99, Ahad (6/2/2022) di Graha Kemahasiswaan STKIP PGRI Sumenep.

Madrasah Moderasi merupakan sebuah aksi afirmasi (affirmative action) untuk mencegah munculnya sikap- sikap intoleransi, radikalisme, ekstremisme dan gerakan sejenis yang sudah mulai merebak di masyarakat Sumenep.

Direktur Madrasah Moderasi, Damanhuri mengatakan bahwa program tersebut sengaja dirancang untuk untuk mewadahi gagasan-gagasan moderasi an-Nahdliyyah sebagai manifestasi visi, misi dan sikap keberagamaan Nahdlatul Ulama yang berpaham Ahlussunnah Wal Jama’ah.

“LPTNU Sumenep mencanangkan program moderasi itu dalam bentuk kurikulum moderasi yang menekankan pada aspek teoretis dan praksis,” ujarnya kepada NU Online Sumenep.

Aspek teoretis, menurut Damanhuri meliputi, pertama, pemahaman konsep dasar itu sendiri yang digali dari khazanah keilmuan Islam tradisional melalui kitab kuning ataupun kajian mutakhir terkait isu tersebut. Kedua, telaah kritis terhadap konsep moderasi dengan ideologi yang berseberangan. Ketiga, upaya solutif dalam merespons isu-isu keseharian masyarakat.

Sedangkan aspek praktis mencakup penelitian kolaboratif dengan berbagai pihak guna mengetahui peta konflik terkait isu-isu radikalisme, intoleransi dan ektremisme baik yang muncul di perguruan-perguruan tinggi ataupun yang merebak di masyarakat.

“Hasil pemetaan ini akan menjadi modal sosial dan intelektual sebagai acuan para pihak baik NU sendiri ataupun pemerintah dalam upaya merumuskan regulasi kebijakan,” imbuh pria yang juga pengurus LPT NU Sumenep.

Meski baru berusia satu tahun, Madrasah Moderasi ini telah memiliki kegiatan ‘Ngopi Moderasi’ yang di dalamnya memuat diskusi interaktif di Nusa FM dengan menghadirkan beberapa narasumber. Baik dari internal LPT NU sendiri, maupun dari luar yang memiliki kaitan dengan isu-isu yang diangkat. Dan beberapa kegiatan-kegiatan lain yang secara masif diselenggarakan.

Wakil Rektor I Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk Sumenep itu juga berharap, ke depan Madrasah Moderasi dapat menjadi media bagi kalangan intelektual muda NU untuk senantiasa menebar Islam yang toleran, inkulusif dan moderat. Sebagaimana yang telah ditanamkan Mu’assis NU kepada masyarakat Nusantara yang plural.

“InsyaAllah ke depan kita akan buat program madrasah virtual dengan tema-tema yang kontekstual seperti isu politik, sosial, pendidikan, ekonomi yang diadakan secara daring dan luring dengan mengangkat isu lokal dan nasional,” pungkasnya.

Guna menyukseskan rencana tersebut, pihaknya juga berharap bisa berkolaborasi dan bekerjasama dengan instansi terkait, baik di internal NU maupun di luar.

Editor: Abdul Warits

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga