Kota, NU Online Sumenep
NU Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep merealisasikan beasiswa santri atau yang lebih dikenal dengan istilah Beasantri kepada beberapa mahasiswa di perguruan tinggi swasta Sumenep. Ahad, (6/2/2022).
Penyerahan beasantri tersebut dilakukan disela-sela acara Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) Sumenep di Graha Kemahasiswaan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep.
Ketua NU Care-LAZISNU Sumenep, Kiai A. Quraysi mengatakan bahwa realisasi beasantri merupakan program Zakat Infaq dan Shadaqah (ZIS) yang disinergikan dengan LPT NU Sumenep.
“Ini merupakan tindaklanjut dari kerjasama kita LAZISNU dengan LPT NU Sumenep dalam penyaluran beasantri kepada mahasiswa perguruan tinggi swasta di Sumenep,” ujarnya kepada NU Online Sumenep.
Sebagaimana diketahui, bahwa NU Care LAZISNU Sumenep sejak awal telah mencanangkan program beasiswa kepada 1000 santri. Salah satunya mencakup para santri yang sedang menganyam pendidikan di perguruan tinggi swasta.
“Sejak awal kami memang menargetkan 1000 beasantri selama lima tahun ke depan atau selama masa khidmah. Tentunya program ini berkelanjutan, tidak hanya selesai sampai di sini,” imbuhnya.
Pihaknya menyalurkan beasantri kepada mahasiswa perguruan tinggi swasta, antara lain STKIP PGRI Sumenep, Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk, Institut Sains dan Tekhnologi (IST) Annuqayah Guluk-Guluk, Institut Kariman Wirayudha (Inkadha) Braji Sumenep dan Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Tarate Sumenep.
Semangat itu, Sekretaris NU Care-LAZISNU Sumenep, Haqiqi menambahkan, bahwa beasiswa santri atau beasantri ini ditujukan kepada para pelajar dari keluarga prasejahtera baik santri di pesantren, siswa maupun mahasiswa.
“Beasantri ini kita bagi dalam tiga segmen. Beasantri prasejahtera, beasantri khas dan beasantri mahasiswa,” ujarnya saat mensosialisasikan program ZIS disela-sela acara.
Tidak hanya itu, Haqiqi menambahkan, NU Care LAZISNU Sumenep juga memiliki program penyaluran dana pendidikan kepada tenaga pendidik, baik di lingkungan pesantren maupun di luar pesantren.
“Tentu tujuan kami untuk mengakomodir mereka yang tidak terakomodir pemerintah, memberikan reward pengabdian dan terbantunya kebutuhan hidup, sehingga bisa meningkatkan ketekunan belajar,” pungkasnya.
Selain merealisasikan beasantri kepada mahasiswa, NU Care LAZISNU Sumenep juga melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan lima perguruan tinggi swasta terkait beasantri.
Editor: Abdul Warits

