Image Slider

Pengurus NU Lembung Barat Diminta Kawal Peradaban Dunia

Lenteng, NU Online Sumenep
Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Lenteng, Kiai Moh. Saleh Hasan menuturkan, bahwa Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Lembung Barat hendaknya terus mengawal peradaban dunia dalam menyongsong satu abad Nahdlatul Ulama.

“PRNU Lembung Barat berkewajiban untuk menjaga gerakan ini dan tidak ada kata cerai berai,” tuturnya saat menghadiri kegiatan Haul Muassis dalam rangka peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU yang digelar oleh PRNU setempat. Kegiatan itu dipusatkan di kediaman Ustaz Moju, dusun Daja Songai pada Senin (14/02/2022) malam.

Hal demikian perlu dilakukan karena peran kiai dan ulama NU untuk bangsa Indonesia sangatlah besar. Menurutnya, kiai dan ulama NU tersebut berada di garda terdepan atas berdirinya bangsa Indonesia. “Apalagi saat diproklamirkannya resolusi jihad yang dipelopori oleh Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari,” imbuhnya.

Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh kader dan warga NU Lembung Barat agar senantiasa bersyukur kepada Allah SWT, dan berterima kasih atas wasilah terwujudnya kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari kolonial penjajah Belanda dan Jepang.

“PRNU beserta badan otonomnya seperti kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor, Banser, dan lainnya harus terus menjaga dan merawat NKRI seutuhnya,” tambahnya.

Ia pun menyebutkan, setiap kali dirinya turba ke PRNU se-Lenteng, beliau selalu merasakan semangat yang luar biasa. Tentu, hal tersebut karena kekompakan dan soliditas PRNU setempat dalam setiap kegiatan ataupun program yang dicanangkan. “Setiap kali ke Ranting se-Kecamatan Lenteng, magnetnya luar biasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Rais PRNU Lembung Barat, Kiai Hesbullah menyampaikan, bahwa acara ini bagian ikhtiar untuk mengenalkan Nahdlatul Ulama kepada masyarakat umum. Bahwa, pesantren merupakan pencetak kader NU dan relasi pesantren dengan NU demikian erat.

“Salah satu pondok pesantren yang latar belakangnya berbasis NU seperti Pondok Pesantren Nurul Yaqin Lembung Barat, maka ini wajib kita dukung agar menjadi rekomendasi terbaik bagi anak-anak kita menimba ilmu,” ajaknya saat memberikan sambutan.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Yaqin Lembung Barat itu juga menambahkan bahwa saat ini banyak organisasi keagamaan yang sudah eksis di Tanah Air. Anak muda hendaknya menjadikan NU sebagai organisasi dan tempat pengabdian. Karena memiliki paham yang tepat bagi keagamaan dan wawasan kebangsaan.

“Kami berpesan tolong jangan sampai anak muda terhanyut organisasi-organisasi selain NU,” tambahnya.

Di kesempatan tersebut beliau juga mengingatkan, khususnya kalangan muda untuk mencintai bumi yang dipijak. “Saya harap semua banom NU bisa berjuang bersama dalam arus resonansi kecintaan kepada bumi Indonesia ini,” imbuh Kepala Madrasah Aliyah Tahfidh (MAT) Annuqayah Guluk-Guluk itu.

Secara khusus, dirinya menyampaikan bahwa kader muda yang kelak akan meneruskan perjuangan NU. “Sadar dengan keberadaan anak muda yang kelak menjadi penggerak NU, maka mereka yang nota bene sebagai kalangan milenial harus memperdalam ilmu, terlebih lagi ilmu agama,” tegasnya.

Kepada hadirin yang memadati acara, dirinya juga menegaskan untuk senantiasa memperbanyak menyebarkan berita dan hal yang teruji kebenarannya. Karena kebenaran kalau tidak dikelola dan disuarakan, akan dikalahkan dengan berita yang batil.

Untuk diketahui, hadir dalam kegiatan ini yaitu pengurus MWCNU Lenteng, Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Lembung Barat, tokoh masyarakat setempat, dan masyarakat sekitar.

Editor : Ach. Khalilurrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga