Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk, Sumenep adalah salah satu pesantren di Madura yang masih tergolong cukup baik dalam bidang Kitabiyahnya, sehingga bagi saiapa pun yang sempat singgah di pondok ini untuk menimba ilmu tidak diragukan lagi dalam bidang Kitabiyahnya.
“Untuk menjaga ciri khas itu, maka pada tanggal 26 Juli 2011 didirikanlah Jam’iyah Ta’miq Al-Kutub (JTK) Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk yang merupakan hasil inisiatif pengurus pesantren waktu itu Sa’idatul Mardhiyah,” kata Wildani Afifah selaku Ketua JTK Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk kepada NU Online Sumenep, Rabu (27/04/2022) di kediamannya Desa Bragung, Guluk-Guluk.
Mahasiswi Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk ini menyatakan, JTK lahir disebabkan karena melihat mayoritas santri saat ini mulai mengenyampingkan beberapa pelajaran yang berkaitan dengan kitab kuning. Padahal kitab kuning merupakan salah satu sumber utama untuk mengetahui beberapa hukum yang berkaitan dengan aqidah, syariah, akhlak, dan ubudiyah.
Alumni Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Putri Guluk-Guluk ini menambahkan, tujuan berdirinya JTK untuk mewadahi para santri Annuqayah Lubangsa Putri dalam meningkatkan kemampuan mereka di bidang kitabiyah dengan melihat potensi yang ada, sehingga membumikan ahli-ahli kitab.
“Dari itu kami berharap santri yang berproses di JTK bisa membaca dan memahami kitab kuning yang baik dan benar,” harapnya.
Dari hal tersebut, Wildani bersama pengurus JTK yang lain memang memiliki program unggulan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan, yaitu agar santri bisa membaca dan memahami kitab kuning.
“Program unggulannya yaitu membaca dan mengkaji kitab kuning berdasarkan kaidah Nahwu-Sharraf, Bahstul Masail, menghafal Nadzmu Al-‘Imrithi, Nadzmu Al-Maqsud dan Nadzmu Al-Fiyah ibnu Malik, demonstrasi kitab kuning, munaqasyah, dan wisuda terbuka,” jelasnya.
Lantas, ia melanjutkan, ada 8 tingkatan (marhalah) bagi anggota JTK sesuai kemampuannya masing-masing dengan klasifikasi berikut ini. Khushushiyah untuk tingkat MTs; Mubtadi’ah A, B, C, dan D; Mutawassithah A dan B; dan Musyawirah A dan B.
Alumni Madrasah Tsanawiyah (MTs) 1 Putri Annuqayah ini menyebutkan, Visi JTK yaitu terbinanya santri Lubangsa putri dalam mengasah kemampuan kitab turats secara mandiri sebagai basis keilmuan pondok pesantren.
“Sedangkan Misi JTK yaitu menyelenggarakan program-program kursus reguler secara berjenjang dan berkesinambungan; mendorong lahirnya kursus-kursus privat di lingkungan lubangsa putri; dan mendorong terciptanya lingkungan kondusif untuk pengembangan JTK,” pungkas pengurus Ikatan Santri Guluk-Guluk Ganding (Iksagg) Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk itu.
Catatan Prestasi yang Diraih JTK Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Putri Guluk-Guluk
- Juara I Lomba Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) tingkat nasional.
- Juara I Lomba Eksibisi Nadzam Al-Fiyah ibnu Malik tingkat nasional.
Juara I Lomba Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) se-Jawa Timur. - Juara III Lomba Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK) se-Jawa Timur.
30 anggota telah hafal Nazhmu Al-‘Imrithi serta telah diwisuda. - 15 anggota telah hafal Nazhmu Al-Maqsud serta telah diwisuda.
- 20 anggota telah hafal Nazhmu Al-Fiyah ibnu Malik serta telah diwisuda.
- Juara I lomba Olimpiade Kitab Kuning Kategori Fiqih se-Jawa Timur.
- Juara III lomba Olimpiade Kitab Kuning Kategori Hadits se-Jawa Timur.
- Juara III Olimpiade Nahwu-Sharraf (ONS) dalam Acara Zukhruf Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.
- Juara I Olimpiade Nahwu-Sharraf (ONS) di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk.
- Juara I Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) dalam Acara Sukarabic UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
- Juara I Olimpiade Nahwu-Sharraf (OND) di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Probolinggo.
- Juara I Olimpiade Kitab Kuning di Kediri, Jawa Timur.
Editor : Firdausi

