Image Slider

Sambut Era Digital, PCNU Sumenep Mulai Terapkan Sistem Digdaya Persuratan

Batuputih, NU Online Sumenep

Nahdlatul Ulama sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di dunia mulai menata kembali sistem tata kelola yang lebih komprehensif dan modern. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mewujudkan hal itu dalam sebuah platform besar yang dikenal dengan Sistem Digitalisasi Data dan Layanan Nahdlatul Ulama (Digdaya NU). 

Digdaya Persuratan adalah sistem tata kelola dokumen NU yang ada di platform Digdaya NU (Digitalisasi Data dan Layanan NU). Sebuah platform inovatif yang menghubungkan dan memberdayakan seluruh ekosistem data NU. Dibuat oleh PBNU untuk menciptakan solusi digital yang memudahkan akses dan pengelolaan informasi bagi seluruh anggota dan perkumpulan NU.

Terobosan ini pun disambut baik oleh jajaran Pengurus NU di berbagai elemen. Saat ini, sudah ada 220 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia, termasuk dalam hal ini PCNU Sumenep mulai mengimplementasikan Digdaya NU, khususnya dalam hal persuratan. 

Ketua PCNU Sumenep, KH A Pandji Taufiq mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik terobosan yang dilakukan PBNU dalam menata organisasi. Menurutnya, sebagai organisasi terbesar, NU sudah saatnya menerapkan tata kelola organisasi berbasis digital. 

Hal itu disampaikan Kiai Pandji, sapaan lekatnya, dalam acara Bahtsul Masail dan Konsolidasi Perkumpulan PCNU Sumenel di Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batuputih, Ahad, (09/02/2025). 

“PCNU Sumenep menyambut baik Digdaya NU sebagai terobosan baru. Bahkan Kiai Hafidhi, Rais PCNU Sumenep mulai implementasikan, salah satunya sudah punya android. Sehingga kami semua elemen di PCNU siap menerapkan Digdaya ini,” ungkapnya..

Sementara itu, Sekretaris PCNU Sumenep, Zainul Hasan mengatakan bahwa 220 PCNU se-Indonesia, termasuk PCNU Sumenep mulai mengimplementasikan Digdaya NU sejak 31 Januari 2025 lalu. Sejak saat itu, administrasi di lingkungan PCNU Sumenep tidak lagi manual, melainkan sudah tersistem secara digital. 

“Mulai dari pembuatan surat, pemeriksaan surat, penandatanganan surat, stempel surat, pengiriman surat sampai pada penyimpanan dan pengarsipan surat. Semuanya dilakukan secara digital lewat sistem Digdaya Persuratan di platform Digdaya NU,” tambahnya. 

Zainul Hasan menambahkan, PCNU Sumenep sangat menyambut baik terobosan itu. Mengingat, Sumenep adalah wilayah yang memiliki daratan dan kepulauan. Sehingga kerja-kerja organisasi bisa lebih efisien dan efektif. 

“Dengan demikian, ke depan, digitalisasi ini memungkinkan kita mengelola dokumen secara terstruktur dan standar, mempercepat respon terhadap kebutuhan dan meningkatkan efisiensi operasional,” ujarnya. 

Ia mengaku bahwa sejauh ini implementasi Digdaya Persuratan baru sampai di tingkat PCNU. Namun ia memastikan bahwa pada saatnya akan sampai ke tingkat MWCNU dan PRNU. Untuk itu, ia berharap agar mempersiapkan diri menyambut era transformasi digital di lingkungan NU. 

“Setidaknya, mulai sekarang, jika masih ada pengurus NU yang belum pegang android, segera untuk memilikinya. Karena nanti itu sangat dibutuhkan oleh masing-masing pengurus NU. Semua pengurus NU akan diinput di master pengurus dan tekoneksi dengan sistem di aplikasi Digdaya Persuratan,” tegasnya. 

Tak hanya itu, dalam waktu dekat juga akan dilakukan penilaian kinerja sebagai implementasi Peraturan Perkumpulan NU Nomor 5 Tahun 2024. Dirinya meminta kepada MWCNU dan PRNU untuk mempersiapkan diri mulai sekarang. Setelah penilaian kinerja PCNU oleh PBNU nanti, akan dilanjutkan dengan penilaian kinerja MWCNU oleh PWNU dan PRNU oleh PCNU

“Waktunya kapan? Tunggu informasi lebih lanjut. Yang penting, mulai sekarang, siapkan segala sesuatunya. Suguhkan apa adanya,” tandasnya. 

Sebagai informasi, Digdaya NU dikembangkan oleh PBNU sejak 1 Agustus 2024. Meliputi berbagai layanan, antara lain : Digdaya Persuratan, Digdaya Pesantren, Digdaya Platform, Digdaya Health, Digdaya Repository, Digdaya Dashboard dan Digdaya Pos.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga