Dungkek, NU Online Sumenep
Taman Baca Sekolah Hompimpa menggelar kegiatan SafariLiterasi dengan menghadirkan kelas membaca dan kelas menulis bagi anak-anak di Desa Bancamara, Dungkek. Kegiatan tersebut dilaksanakan di dua titik komunitas belajar sebagai upaya memperluas akses literasi sekaligus menumbuhkan minat baca dan menulis sejak usia dini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kelas membaca yang dilaksanakan pada Sabtu (14/03/2026) di TPQ Ar-Rahman. Puluhan anak mengikuti sesi membaca bersama yang dipandu fasilitator. Selain membaca buku cerita, peserta juga diajak berdiskusi mengenai isi bacaan, mengenal tokoh cerita, serta memahami alur peristiwa dan pesan moral dari cerita yang dibaca.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak juga diberi kesempatan untuk menceritakan kembali isi buku dengan bahasa mereka sendiri. Pendekatan ini dilakukan agar kegiatan membaca tidak hanya berfokus pada pelafalan teks, tetapi juga melatih pemahaman serta keberanian anak dalam menyampaikan pendapat.
Pengelola TPQ Ar-Rahman Bancamara, Ustadz Daman Huri, menyambut baik kegiatan literasi yang dihadirkan oleh Sekolah Hompimpa. Menurutnya, kegiatan tersebut memberi ruang bagi anak-anak untuk lebih dekat dengan buku.
“Anak-anak di sini sebenarnya memiliki semangat belajar yang tinggi. Kehadiran kegiatan seperti Safari Literasi sangat membantu mereka untuk menjadikan membaca sebagai kebiasaan,” ujarnya, Ahad (15/3/2026).
Ia menambahkan, metode belajar yang santai dan menyenangkan membuat anak-anak lebih tertarik mengikuti kegiatan membaca.
Rangkaian Safari Literasi kemudian dilanjutkan dengan kelas menulis pada Ahad (15/03/2026) di TBM Mambaul Hikam. Pada sesi ini, peserta diajak belajar menulis cerita sederhana yang diangkat dari pengalaman sehari-hari.
Fasilitator memperkenalkan cara menyusun cerita mulai dari menemukan ide, menentukan tokoh dan peristiwa, hingga merangkai kalimat menjadi sebuah cerita pendek. Anak-anak juga diberi kesempatan membacakan hasil tulisan mereka di depan teman-temannya sebagai latihan membangun rasa percaya diri.
Pengelola TBM Mambaul Hikam Baniteng, Ustadz Herman Ibrahim, menilai kegiatan tersebut penting dalam mengembangkan fungsi taman baca sebagai ruang belajar masyarakat.
“Kami berharap taman baca tidak hanya menjadi tempat meminjam buku, tetapi juga menjadi ruang aktivitas literasi bagi anak-anak. Melalui kelas menulis ini, anak-anak tidak hanya membaca tetapi juga belajar mengekspresikan gagasan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, panitia Safari Literasi dari Sekolah Hompimpa, Saifa Ibadillah, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai kegiatan literasi keliling yang menyasar berbagai komunitas belajar di tingkat desa.
“Melalui Safari Literasi, kami ingin mendatangi langsung ruang-ruang belajar masyarakat sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan literasi yang menyenangkan tanpa harus pergi jauh,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan pada bulan Ramadhan karena dinilai menjadi momentum yang tepat untuk menghadirkan aktivitas belajar yang positif bagi anak-anak.
“Selama Ramadhan biasanya banyak anak berkumpul di tempat mengaji atau kegiatan keagamaan. Kami melihat ini sebagai kesempatan untuk menghadirkan kegiatan literasi yang bermanfaat,” jelasnya.
Antusiasme anak-anak terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Nanda, mengaku senang dapat membaca berbagai cerita bersama teman-temannya.
“Senang sekali bisa membaca banyak cerita. Saya juga jadi ingin mencoba menulis cerita sendiri,” katanya.
Pendiri Sekolah Hompimpa, Bahri, berharap kegiatan Safari Literasi dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak di desa. Jika kebiasaan membaca dan menulis mulai tumbuh sejak dini, itu akan menjadi bekal penting bagi masa depan mereka,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Sekolah Hompimpa berupaya memperkuat peran taman baca dan komunitas belajar sebagai ruang pendidikan alternatif yang dapat mendukung tumbuhnya budaya literasi di tengah masyarakat.
Pewarta: Syaiful Bahri

