Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Sebanyak 214 santriwati Pondok Pesantren Annuqayah Latee 1, Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memadati lokasi pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Santri yang digelar pada Kamis (5/11/2026).
Kegiatan pengkaderan ini berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, terhitung sejak siang hari hingga prosesi penutupan pada malam hari.
Agenda kaderisasi tingkat dasar ini diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Guluk-Guluk. Forum ini juga menjadi bagian dari rangkaian program Santri Eduverse yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU dan IPPNU Kabupaten Sumenep.
Banyaknya jumlah santriwati yang bergabung menjadi bukti tingginya semangat mereka dalam membekali diri dengan kemampuan kepemimpinan dan manajerial. Sejak materi pertama bergulir, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian orientasi ke-NU-an, ke-Aswaja-an, serta seluk-beluk keorganisasian.
Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Latee 1, Ning Vivi Nafidzatin Nadhor, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya agenda besar tersebut. Menurutnya, pembelajaran organisasi merupakan modal penting dan bekal berharga bagi para santri di masa depan ketika terjun ke masyarakat.
“Makesta ini penting karena kita diajarkan caranya berorganisasi. Di pesantren, cara berorganisasi ini sangat dibutuhkan. Kita mungkin sudah diajarkan tentang ke-NU-an, tetapi pemahaman tentang organisasi ini juga harus dimatangkan,” ujar Ning Vivi saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar agar para santriwati dapat menyerap ilmu keorganisasian dengan baik sehingga mampu meneruskan estafet perjuangan ulama Nusantara.
Di akhir penyampaiannya, Ning Vivi juga menghaturkan terima kasih kepada jajaran pengurus PC IPPNU Sumenep yang telah menginisiasi dan berkolaborasi menyelenggarakan Makesta Santri di lingkungan pesantrennya, hingga sukses menyedot perhatian dan semangat ratusan santri tersebut.

