Image Slider

Nuzulul Qur’an NU Sera Barat Bluto, Ikhtiar Masifkan Gerakan Ranting

Bluto, NU Online Sumenep

Seusai melaksanakan Khatmil Qur’an setiap hari jum’at pada Bulan Ramadhan ini, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sera Barat akhirnya menghelat Peringatan Nuzulul Qur’an. Kegiatan yang dilakukan bersama Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Fatayat NU, dan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa desa setempat ini dipusatkan di Lapangan Toko Keramik Jaya Abadi, Dusun Pandeman, Sera Barat Bluto Sumenep, Sabtu (8/05/2021).

Ustadz Faisal Amir selaku Ketua PRNU Sera Barat mengatakan, bahwa peringatan Nuzulul Qur’an ini merupakan puncak dari kegiatan safari ramadhan yang dicanangkan oleh PRNU Sera Barat beserta badan otonom (banom) terkait.

“Dimana safari ramadhan tersebut dikemas dengan acara Khatmil Qur’an, yang dilakukan setiap Jum’at, dengan berpindah-pindah tempat dari masjid atau mushalla yang satu ke lainnya,” katanya.

Anggota Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bluto ini menambahkan, bahwa dalam acara tersebut juga dilakukan santunan terhadap anak yatim dan dhu’afa.

“Kami mendata beberapa anak yatim dan dhu’afa di Desa Sera Barat, kemudian dipilih yang paling berhak diantara yang lainnya,” imbuhnya.

Disinggung soal dana, dirinya menyebutkan bahwa dana untuk santunan tersebut hasil dari swadaya anggota.

“Setiap anggota PRNU dan banom terkait diminta keikhlasannya untuk berbagi dengan warga yg lebih membutuhkan. Alhamdulillah, mendapat respon positif dari anggota,” ucapnya.

Sementara itu, K. Moh. Halili selaku Wakil Ketua PCNU Sumenep menyebutkan bahwa PRNU Sera Barat dapat dikatakan ranting NU dengan rating tertinggi se-Kabupaten Sumenep. Yaitu dengan aktifnya berkegiatan, baik kegiatan rutinan ataupun kegiatan insidentil.

“Karena salah satu tolak ukur ranting aktif itu ialah ada rutinan lailatul ijtima’ dan pengurus aktif,” ujarnya saat menyampaikan sambutan, mewakili Ketua PCNU Sumenep, KH A Pandji Taufiq.

Mantan Ketua MWCNU Bluto ini pun mewanti-wanti, bahwa memasuki musim politik desa ini hendaknya PRNU Sera Barat tidak terseret dalam pusaran politik praktik. Dengan tegas ia mengatakan, hendaknya atmosfer politik yang kerap memanas tidak mendistorsi keberadaan PRNU Sera Barat.

“Anggota PRNU Sera Barat secara individu sah-sah saja menentukan pilihannya. Namun, jangan sampai hal tersebut dibawa ke jam’iyah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berpesan agar penguatan gerakan ranting terus digalakkan. “Hal ini karena searah dengan program strategis yang dicanangkan oleh PCNU Sumenep periode ini,” pungkasnya.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga