Image Slider

Ada Puluhan Materi, PKL III PMII Sumenep Usung Tema Pembangunan dan Lingkungan

Kota, NU Online Sumenep
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep menyiapkan puluhan materi untuk peserta Pelatihan Kader Lanjut (PKL) ke III. Beberapa materi yang telah disiapkan itu menargetkan terwujudnya kader Ulul Albab yang kritis serta menjadi pelopor dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, bahwa ajang kaderisasi formal ketiga itu mengusung tema ‘PMII dan Pembangunan: Perlawanan Masyarakat Sipil dalam Mempertahankan Ekosistem Lingkungan’. Tema tersebut diambil guna menegaskan kembali posisi PMII sebagai pembela rakyat tertindas. Termasuk ancaman pembangunan terhadap kelestarian lingkungan.

Ketua Panitia Pelaksana PKL III PMII Sumenep, Maksudi mengatakan bahwa dari sekian banyak materi yang disajikan itu nantinya bermuara kepada tema besar tentang pembangunan dan lingkungan. Sehingga PKL ini diharapkan mampu mencetak kader yang kritis guna membela kepentingan rakyat.

“Materi-materi yang kita siapkan itu bermuara pada tema besar yang kita angkat. Siang dan malam kita diskusi sejak awal agar bagaimana materi ini betul-betul bisa mewujudkan kader-kader yang akan menjadi pelopor perjuangan rakyat,” ujarnya kepada NU Online Sumenep, Ahad (26/6/2022).

Adapun puluhan materi yang disajikan kepada peserta antara lain:

  1. Ahlussunnah Wal Jamaah. Materi ini memuat tiga pokok bahasan, pertama Aswaja sebagai Manhaj, kedua Aswja di era kontemporer dan ketiga strategi gerakan Islam Indonesia.
  2. Advokasi dan Pendampingan Masyarakat. Setidaknya memuat enam pokok bahasan, yaitu metodologi advokasi, kerangka kerja advokasi, aspek-aspek strategis dalam advokasi, langkah-langkah advokasi, metode pengorganisasian masyarakat, dan strategi gerakan PMII.
  3. Antropologi dan Sosiologi Masyarakat Indonesia. Memuat tiga pokok bahasan, antropologi masyarakat Indonesia, sosiologi masyarakat Indonesia, dan PMII dalam melakukan gerakan kerakyatan.
  4. Pancasila Perspektif Fiqih Kenegaraan. Juga memuat tiga pokok bahasan, yakni Islam dan konsepsi tentang negara, Fiqih dan sistem hukum Indonesia, serta Pancasila dan Keislaman.
  5. Geopolitik, Ekonomi dan Budaya Kontemporer. Terdapat empat pokok bahasan, Geopolotik, geostrategis, geoekonomi dan geobudaya.
  6. Anilisis Kebijakan Publik. Memuat tujuh pokok bahasan, definisi kebijakan publik, teori dan pendekatan kebijakan publik, lingkup wilayah kebijakan, kerangka kebijakan publik, dimensi kebijakan publik, faktor strategis yang berpengaruh dalam perumusan kebijakan, dan langkah-langkah dalam analisis kebijakan.
  7. Perempuan dan pembangunan. Memuat tiga pokok bahasan, historis dan peran perempuan, sektor peran perempuan, serta perempuan dan masa depan Indonesia.
  8. Analisis Media, juga memuat tujuh pokok bahasan, diantaranya pengertian wacana, bentuk retorika wacana, bahasa, korporasi media, relasi media dan kekuasaan, media dan politik, serta media dalam menggiring opini dan diskursus publik.
  9. Kaderisasi dan Organisasi PMII. Memuat lima pokok bahasan, yaitu menejemen dan penguatan kelembagaan organisasi, organisasi sebagai alat perjuangan, prinsip fundamental organisasi PMII, desain kaderisasi dalam membentuk diri ulul albab, serta tantangan PMII di era distrupsi.
  10. Menuju Aswaja Materialis. Materi ini sebagai pamungkas dengan memuat tiga pokok bahasan. Yakni, membedah diskursus Buku Menuju Aswaja Materialis, manifesto Aswaja sebagai metodologi gerakan, serta kritik Aswaja.

Editor: A. Habiburrahman

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga