Lenteng, NU Online Sumenep
Penguatan dan pemberdayaan ekonomi di tubuh Ansor dari tingkat Pimpinan Cabang (PC) hingga Pimpinan Ranting (PR) sangat diperlukan guna keberlangsungan organisasi ke depan.
Demikian yang disampaikan oleh Fauzi selaku Ketua PR Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lembung Barat, Lenteng dalam kegiatan rutin bulanan Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Lembung Barat, Ahad (13/03/2022) malam di rumah sahabat Yanto.
Mahasiswa Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura ini menjelaskan, walaupun dalam situasi dan kondisi apa pun, Ansor selalu eksis dalam dinamika sosial, sehingga keberadaannya menjadi kebanggaan bagi semua kader.
“Ansor ini organisasi besar yang didirikan oleh para kiai. Oleh karena itu, mari bersama Ansor Lembung Barat, kita bangun dan gali potensi dari desa tercinta hari ini dan seterusnya,” ajak alumni Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk itu.
Aktivis Pimpinan Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep ini menggunakan strategi yang jitu untuk mengenalkan usaha tersebut kepada masyarakat.
“Salah satunya yang akan kami bentuk adalah Badan Usaha Mandiri (BUM) PR GP Ansor Lembung Barat yang mana dalam BUM ini terdapat Warung Cafe dan Penjualan Pentol khas Desa Lembung Barat. Juga tidak kalah penting, penggunaan media sosial sebagai pengenal ke masyarakat,” tegasnya.
Para pengurus dari BUM PR GP Ansor Lembung Barat ini adalah mereka yang telah menjadi kader PR GP Ansor serta kepengurusan BUM ini memiliki masa khidmat empat tahun.
“Apa yang dilakukan PR GP Ansor Lembung Barat merupakan usaha mewujudkan kemandirian anggota dan organisasi,” lanjut Fauzi.
Dirinya juga menyatakan, GP Ansor memiliki tiga visi besar. Visi ini disebut 3 Plus. Pertama kaderiasi. Kedua, revitalisasi nilai-nilai tradisi. Ketiga, distribusi kader. Keempat adalah kemandirian.
Menurut alumni Madrasah Nurul Yaqin Lembung Barat itu, kemandirian secara ekonomi melalui jalur entrepreneurship. “Jiwa enterpreneurship untuk kader-kader kita, supaya tidak ada lagi yang namanya kader Ansor itu nganggur,” pungkasnya.
Editor : Firdausi

