Batuputih–NU Online Sumenep
Pengurus Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batuputih melakukan evaluasi kinerja kepengurusan di awal tahun 2021. Kegiatan tersebut bertempat di kediaman Ketua MWC NU Batuputih, H. Ali Wafa Erfan, sebelah Selatan Masjid Besar An-Nur, Desa Batuputih Laok, pada Ahad, (24/1/2021).
Kegiatan tersebut, bertujuan untuk evaluasi kinerja di tahun 2020 serta mengatur beberapa strategi dari Program Kerja yang belum dilakukan dan belum maksimal pelaksanaan kegiatannya.
Rapat evaluasi dimulai dari penyusunan jadwal piket Kantor MWC NU Batuputih. Untuk lembaga dan badan otonom (banom) diminta agar ikut serta aktif dalam menghidupkan suasana kantor setiap hari.
Rapat tersebut juga membahas tentang ekonomi keumatan. Pengurus MWC NU Batuputih dalam perjalanan khidmatnya juga merespon positif tentang dinamika kehidupan warga NU sehingga hal itu menjadi target program kerja yang akan direalisasikan pada tahun 2021 terutama yang berbasis keumatan.
Sekadar diketahui, saat ini MWC NU Batuputih Menaungi 14 Ranting, 10 Lembaga, dan 7 Banom. Maka dari evaluasi tersebut pengurus harus mengatur kembali beberapa startegi yang salah satunya adalah adanya pendampingan untuk ranting, Banom, dan lembaga sehingga untuk mewujudkan mimpi besar mengabdi di NU dan mengharap barokah para muassis tidak bergeser sedikitpun serta mudah terwujud.
Selain itu, rapat juga membahas masalah pentingnya inventarisir dan legalisasi aset MWC NU Batuputih. Ketua MWC NU Batuputih, H. Ali berpendapat bahwa aset apabila tidak dilegalisasi biasanya akan bermasalah.
“Legalisasi terhadap aset kekayaan yang dimiliki oleh MWC NU Batuputih sangat penting, karena jika tidak dilegalkan, atau tidak dibuatkan sertifikat maka cenderung bermasalah. Maka dari itu, mari kita dukung penuh program lembaga wakaf dan pertanahan yang memiliki program yang cemerlang itu,” pinta H. Ali di akhir rapat.
Pewarta : Mahrus Miftah
Editor : A. Warits Rovi

